🔴 LIVE | Ramai Desakan RI Mundur Dewan Perdamaian Trump - Beritasatu Utama
Автор: BeritaSatu
Загружено: 2026-03-03
Просмотров: 53
Описание:
Gelombang protes keras melanda Tanah Air menyusul rentetan agresi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, memicu desakan kuat dari 79 organisasi masyarakat sipil dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Indonesia segera keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Koalisi sipil secara tegas menilai BOP yang diketuai oleh Presiden AS Donald Trump telah menyimpang dari mandat perdamaian resolusi Dewan Keamanan PBB dan justru berubah menjadi instrumen perang yang melanggar hukum internasional. Menanggapi desakan publik dan tausiyah MUI yang menolak keras keberadaan RI di pakta tersebut, Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah mengkaji secara mendalam eskalasi geopolitik Timur Tengah dan Presiden akan mempertimbangkan seluruh aspirasi nasional sebelum mengambil keputusan final.
Simak berita selengkapnya bersama Soza Hutapea dengan narasumber Muh Afit Khomsani - Tenaga Ahli KSP, KH Zaitun Rasmin - Ketua MUI Bidang Ukhuwah dan Dina Sulaeman - Analis Geopolitik Timur Tengah dalam Program Beritasatu Utama, Selasa 3 Maret 2026 Pukul 18.30 WIB
#BoardOfPeace
#KonflikTimurTengah
#AgresiIsraelAS
#MUI
#Geopolitik
#KebijakanLuarNegeriRI
#Beritasatu
#SaatnyaMajuBersama
Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kunjungi juga social media channel kami :
Official Website: https://www.beritasatu.com
Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2l...
Twitter : / beritasatu
Facebook : / beritasatu
Instagram : / beritasatu
Tiktok : / beritasatuofficial
__________________________________________________________________________________
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: