Keraton Solo Ricuh, Keributan Pecah Jelang Kedatangan Menbud Fadli Zon Serahkan SK
Автор: Tribun Jateng
Загружено: 2026-01-19
Просмотров: 2298
Описание:
Keraton Solo memanas jelang kedatangan Menbud Fadli Zon pada Minggu (18/1/2026). Rombongan LDA dipimpin GKR Wandansari dan KPH Edy Wirabhumi sempat dihadang pihak Purbaya saat menuju Ndalem Wiworokenjo, memicu adu mulut hingga aksi saling mendorong.
Keributan ini melibatkan kubu Paku Buwono (PB) XIII (Mangkubumi) dan pihak PB XIII (Purbaya) yang dipicu oleh upaya pembukaan pintu Kori Gajahan.
Pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) yakni GKR Wandansari (Gusti Moeng) bersama Ketua Eksekutif LDA, KPH Edy Wirabhumi, beserta sejumlah abdi dalem membawa dua buah tangga ke Kori Gajahan.
Beberapa abdi dalem kemudian menggunakan tangga tersebut untuk membuka pintu dari arah dalam.
Tak berselang lama, Kori Gajahan berhasil dibuka sehingga rombongan LDA dan abdi dalem bisa masuk.
Namun, saat hendak berjalan menuju Ndalem Wiworokenjo, rombongan dihadang oleh pihak pendukung Purbaya, di antaranya GKR Panembahan Timoer Rumbay, GKR Devi Lelyana, dan GKR Dewi Ratih Widyasari.
Pihak Purbaya melarang keras rombongan LDA masuk ke Ndalem Wiworokenjo.
Dalam proses tersebut, sempat terjadi adu mulut dan keributan antara GKR Timoer dengan Gusti Moeng.
Meski demikian, pihak LDA tetap memaksa masuk dan berhasil mencapai Ndalem Wiworokenjo.
Ketegangan berlanjut karena pihak Purbaya bersikeras melarang pembukaan pintu Ndalem Wiworokenjo.
Diketahui, pintu tersebut terhubung langsung dengan Ndalem Handrawina, lokasi yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Menbud Fadli Zon.
Gejolak antara kedua kubu sempat memanas hingga terjadi aksi dorong-dorongan.
Akhirnya, pintu Ndalem Wiworokenjo berhasil dibuka setelah didorong dari dua sisi (dalam dan luar).
Meski pintu telah terbuka, perseteruan antara kedua pihak masih terus berlangsung.
Aparat kepolisian pun berjaga ketat di area Ndalem Wiworokenjo. Hanya pihak keluarga yang diperbolehkan masuk ke area tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Eksekutif LDA, KPH Edy Wirabhumi, menjelaskan bahwa kedatangan Menbud Fadli Zon bertujuan untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK).
SK tersebut menunjuk KGPH Tedjowulan sebagai pelaksana pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya nasional untuk Keraton Solo.
Hingga berita ini diturunkan, penjagaan dari aparat keamanan di Ndalem Wiworokenjo masih diperketat, sementara acara bersama Menteri Kebudayaan belum dimulai.
#keratonsolo #ricuh #solo
News Anchor : Elyn Windiyastuti
Video Editor : daf
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk dapatkan pengalaman baru
Jangan sampai ketinggalan informasi terupdate dan berita pilihan Tribun Jateng. Ikuti saluran kami di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGG...
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: