Siswa Trenggalek Pulang Lebih Awal Selama Ramadan 1447 H, Jam Pelajaran Dipangkas 10 Menit - bioztv
Автор: Bioz TV
Загружено: 2026-02-20
Просмотров: 95
Описание:
BiozTV - Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengubah pola Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk jenjang SD dan SMP selama Ramadan 1447 Hijriah. Dinas Pendidikan setempat memotong durasi setiap mata pelajaran sebanyak 10 menit guna menjaga kondisi fisik siswa yang sedang berpuasa.
Kebijakan ini menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan dan kekhusyukan ibadah siswa. Meski durasi belajar berkurang, sekolah tetap memberlakukan jam masuk seperti biasa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agoes Setiyono, menegaskan bahwa pihaknya menyesuaikan kebijakan ini dengan Surat Keputusan (SK) Tiga Menteri serta Surat Edaran Bupati Trenggalek tentang pengaturan jam kerja dan peningkatan ketakwaan selama bulan suci.
“Kami memangkas durasi setiap jam mata pelajaran, baik di SMP maupun SD, masing-masing 10 menit,” ungkap Agoes, Jumat (20/2/2026).
Detail Perubahan Durasi Belajar
Agoes merinci perubahan teknis waktu belajar siswa di sekolah:
Tingkat SMP: Sekolah mengurangi durasi satu jam pelajaran dari 40 menit menjadi 30 menit.
Tingkat SD: Sekolah memangkas waktu belajar dari 35 menit menjadi 25 menit.
Tingkat PAUD: Pengelola satuan pendidikan menyesuaikan jadwal secara fleksibel sesuai kebutuhan peserta didik.
Meskipun durasi per mata pelajaran lebih singkat, sekolah tetap memulai kegiatan belajar pukul 07.00 WIB. Dinas Pendidikan sengaja menyusun jadwal lebih ringkas agar siswa tidak terlalu lelah ketika kondisi fisik mulai menurun di siang hari.
Sekolah Dilarang Beri PR Berlebihan
Selain memangkas waktu tatap muka, Dinas Pendidikan menginstruksikan para guru agar tidak membebani siswa dengan pekerjaan rumah (PR) berlebihan selama bulan puasa.
Para guru juga harus menyesuaikan metode pembelajaran untuk mata pelajaran yang menguras fisik seperti olahraga.
“Kami mengupayakan agar kegiatan pembelajaran tetap menyenangkan dan tidak membebani fisik siswa,” tegas Agoes. Ia berharap guru tetap mengarahkan pembelajaran mandiri di rumah secara proporsional agar siswa tetap sehat dan fokus beribadah.
Fokus Penguatan Karakter dan Spiritual
Dinas Pendidikan mendorong sekolah memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat karakter siswa. Sekolah mengisi jam pembelajaran dengan berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari tadarus Al-Qur'an, kajian singkat, hingga salat berjamaah.
“Ramadan hanya datang satu kali dalam setahun. Ini waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah dan membentuk karakter kedisiplinan serta kepedulian siswa,” tambahnya.
Layanan Tetap Adil bagi Siswa Non-Muslim
Di tengah penguatan iman selama Ramadan, Agoes memastikan sekolah tetap memberikan layanan pendidikan yang setara bagi siswa non-Muslim. Sekolah menyiapkan pembinaan karakter dan pembelajaran sesuai keyakinan masing-masing siswa.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Trenggalek memastikan proses pendidikan tetap berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan spiritualitas. Penyesuaian ini menjadi jalan tengah untuk menjaga ritme belajar tetap optimal di tengah suasana bulan suci. (CIA)
#PendidikanRamadan #PendidikanKaralter #Ramadan1447
🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di :
🌐 Website : www.bioztv.id
🔵 Instagram : / bioz_tv
🔵 Tiktok : / bioz_tv
🔵 Facebook : / bioztv
🔵 Twitter : https://x.com/bioz_tv
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: