TEKNIK MUDAH MEMBUAT RELIEF AIR TERJUN TAMAN DARI KAIN BEKAS
Автор: Restarea chanel
Загружено: 2025-08-11
Просмотров: 899
Описание:
Baik, berikut versi narasi teknis rinci pembuatan air terjun relief taman dari kain bekas yang direndam semen, tetap dibungkus gaya cerita:
Di halaman rumah Bu Sinta, ada sudut kosong yang ingin ia sulap menjadi titik cantik di taman. Ia memilih membuat air terjun mini—bukan dari batu alam yang mahal, melainkan dari kain bekas yang direndam semen.
Langkah 1: Menyiapkan bahan dan alat
Bu Sinta mengumpulkan semua yang dibutuhkan:
Kain bekas tebal (seperti kain gorden atau karung bekas)
Semen, pasir halus, dan air
Ember untuk mengaduk campuran
Kerangka besi, kawat ram, atau pipa PVC sebagai penopang bentuk tebing
Kuas dan cat tembok warna abu-abu, cokelat, serta hijau lumut
Pompa air dan pipa kecil
Sarung tangan plastik untuk melindungi tangan
Langkah 2: Membuat kerangka tebing
Dengan kawat ram dan kerangka besi sederhana, Bu Sinta membentuk rangka menyerupai tebing bertingkat. Bagian atas dibuat sedikit menjorok agar air jatuh seperti air terjun alami. Pipa untuk aliran air diposisikan dari belakang menuju puncak tebing.
Langkah 3: Merendam kain dalam adukan semen
Di ember, ia mencampur 1 bagian semen dengan 3 bagian pasir halus, lalu menambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan kental. Potongan kain bekas dimasukkan satu per satu ke dalam ember, diperas ringan agar adukan meresap merata.
Langkah 4: Membentuk relief batu
Kain yang sudah dilapisi semen ditempelkan pada kerangka. Ia membentuk lipatan, gelombang, dan lekukan menyerupai batu alam. Bagian-bagian tertentu dibuat lebih menonjol untuk menambah efek alami saat air mengalir.
Langkah 5: Mengeringkan dan memberi warna
Setelah seluruh permukaan tertutup kain semen, Bu Sinta membiarkannya kering selama 2–3 hari. Begitu kering keras, ia mengecatnya dengan dasar warna abu-abu tua, lalu menambahkan sentuhan cokelat pada beberapa sisi, dan warna hijau di sudut-sudut lembab untuk meniru lumut.
Langkah 6: Memasang pompa dan menguji aliran
Pompa air dipasang di bak penampung di bawah tebing. Air dialirkan ke puncak melalui pipa tersembunyi. Saat pompa dinyalakan, air mengalir menuruni relief kain semen itu, menciptakan suara gemericik yang menenangkan.
Hasilnya, taman Bu Sinta kini memiliki air terjun mini yang cantik, hemat biaya, namun kaya nilai seni. Kain bekas yang dulu tak berguna kini berubah menjadi karya yang menghidupkan suasana taman.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi promosi atau narasi iklan untuk ide kreatif ini, sehingga cocok diposting di media sosial sebagai inspirasi. Itu bisa menarik perhatian pembaca yang hobi taman.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: