ycliper

Популярное

Музыка Кино и Анимация Автомобили Животные Спорт Путешествия Игры Юмор

Интересные видео

2025 Сериалы Трейлеры Новости Как сделать Видеоуроки Diy своими руками

Топ запросов

смотреть а4 schoolboy runaway турецкий сериал смотреть мультфильмы эдисон
Скачать

Exclusive musik populer Broery Pesolima REMBULAN MERAH cipt.BorrySaiya. Haris Rotinsulu Sugeha-cover

Автор: Haris Rotinsulu Sugeha

Загружено: 2020-11-17

Просмотров: 21524

Описание: LAGU POPULER BROERY MARANTIKA PESOLIMA 'REMBULAN MERAH' Cipt. Borry Saiya.
cover video #HarisRotinsuluSugeha
Broery Marantika lahir di Ambon pada 25 Juni 1948 dari pasangan Gijsberth Pesulima dan Wilmintje Marantika dengan nama asli Simon Dominggus Pesulima. Ia dibesarkan paman dari keluarga ibunya, Simon Marantika, dan punya tiga saudara: Henky, Freejohn, serta Helmi.
Selepas juara kontes menyanyi di RRI Ambon, ia memutuskan merantau ke Jakarta, tepatnya pada 1964, demi mengejar mimpinya sebagai penyanyi papan atas. Di Jakarta, ia ditampung Remy Leimena. Ia juga mengubah namanya jadi “Broery Marantika”—mengikuti identitas keluarga sang ibu.
Awal karier Broery diisi dengan bergabung bersama kelompok The Pro’s yang beranggotakan Dimas Wahab (bas), Pomo (alat tiup), Enteng Tanamal (gitar), dan Fuad Hasan (drum). Broery mengisi posisi vokal. Grup ini didukung perusahaan minyak negara, Pertamina, dan dikenal juga sebagai “Pertamina Culture Group” kala tampil di Amerika dengan misi memperkenalkan Indonesia.
Lewat The Pro’s, nama Broery perlahan melejit. Bahkan, melebihi nama grup itu sendiri. Kemampuannya mengolah suara dan melakukan improvisasi yang di atas rata-rata membuatnya mudah meraih perhatian publik.
Sehabis cabut dari The Pro’s, ia memutuskan bersolo karier. Pada 1969, ia masuk dapur rekaman dan mencetak lagu sekaligus hits pertamanya, “Angin Malam” yang diciptakan A. Riyanto. Selain itu, Broery juga melahirkan tembang-tembang populer lainnya seperti “Widuri,” “Mengapa Harus Jumpa,” “Aku Jatuh Cinta,” sampai “Biarkan Bulan Bicara.”
Empat tahun kemudian, seperti dicatat Denny Sakrie dalam 100 Tahun Musik Indonesia (2015), ia mengerjakan album soundtrack film Akhir Sebuah Impian bersama A. Riyanto, Emilia Contessa, dan Benyamin Sueb. Dalam album ini, Broery membawakan lagu “Angin Malam,” “Mimpi Sedih,” serta “Duri dalam Cinta.”
Dekade 1970-an adalah tahun keemasan Broey. Tak hanya produktif meramu album serta mendatangkan prestasi seperti saat ia menang Festival Lagu Pop Nasional 1974 dan mewakili Indonesia bertarung di ajang World Pop Song Festival di Tokyo, Broery juga menjamah dunia film.
Tercatat, Broery pernah jadi pemain di Brandal Metropolitan (1971), Lagu Untukmu (1973), Jangan Biarkan Mereka Lapar (1975), Impian Perawan (1976), serta Istriku Sayang Istriku Malang (1977).
Di lain sisi, tak sebatas mementingkan ketenarannya sendiri, Broery tak ragu jadi mentor dan rekan duet penyanyi lainnya. R.Z. Leirissa dalam Ensiklopedi Tokoh Kebudayaan, Volume 2 (1995) mencatat, Broery pernah jadi mentor Jamal Mirdad, Andi Mattalatta, Hetty Koes Endang, hingga Rafika Duri.
Sedangkan untuk rekan duet, Broery berkolaborasi dengan banyak penyanyi, baik lokal maupun internasional. Ia pernah berduet bersama Emillia Contessa (“Layu Sebelum Berkembang,” “Nasib Pengembara”), Vina Panduwinata (“Bahasa Cinta,” “Untuk Apa Lagi”), Dewi Yull (“Kharisma Cinta,” “Rindu yang Terlarang”), sampai Sharifah Aini, penyanyi asal Malaysia (“Seiring dan Sejalan”).
Melejitnya nama Broery turut memengaruhi kehidupan pribadinya. Banyak yang berkata bahwa Broery termasuk “orang yang sulit.” Enteng Tanamal, rekan Broery kelahiran Ambon 1948, misalnya, menyebut Broery adalah penyanyi yang “susah diatur.”
Masa jaya Broery perlahan memudar saat memasuki 1980-an. Menurut pengakuannya sendiri kepada Berita Harian, peminatnya di Indonesia “sudah merasa jemu” akan kehadirannya karena ia terlampau sering menghiasi film-film sampai sampul majalah.
“Mereka enggan melihat wajah saya lagi maupun mendengar nyanyian saya,” akunya.
Dari situ, Broery kemudian mencari peruntungan ke Singapura dan Malaysia. Di dua negara ini, Broery masih punya nilai tawar cukup tinggi.
“Mujurlah saya masih mempunyai ramai peminat di Singapura dan Malaysia,” tuturnya. Ia menambahkan, baik Singapura maupun Malaysia sudah dianggap sebagai “kampung halaman yang kedua” dan Broery merasa senang tinggal di negara itu.
Pangeran Asmara dan Jepret Selebritas
Publik mengenal Broery bukan sebatas ia penyanyi pop dan bintang film yang kondang, melainkan juga karena kisah asmaranya yang jadi buruan para wartawan untuk ditempatkan di halaman depan koran-koran lokal. Banyak orang yang menganggap ia playboy, pangeran asmara, serta si penakluk hati perempuan.
Bahkan, Berita Harian edisi 14 Desember 1975, menyebut Broery sebagai “penyanyi Maluku yang telah mencuri hati ribuan gadis di rantau.”
Ada dua masa ketika kehidupan asmara Broery jadi santapan empuk publik. Pertama, ketika ia menjalin asmara dengan aktris kawakan, Christine Hakim. Dan, kedua, saat ia berhubungan dengan penyanyi kelahiran Singapura, Anita Sarawak.
Relasinya dengan Christine Hakim bermula saat ia selesai syuting Hapuskanlah Air Matamu (1975). Berita Harian menulis bahwa usai syuting, hati Broery “disesaki penyakit rindu” terhadap perempuan bernama Christine Hakim.

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Exclusive musik populer Broery Pesolima REMBULAN MERAH cipt.BorrySaiya. Haris Rotinsulu Sugeha-cover

Поделиться в:

Доступные форматы для скачивания:

Скачать видео

  • Информация по загрузке:

Скачать аудио

Похожие видео

Broery ~ Jatuh Cinta (hits 1976) video lyric

Broery ~ Jatuh Cinta (hits 1976) video lyric

TOP LAGU INDONESIA

TOP LAGU INDONESIA "KEMUNING" - (A. Riyanto) - HARIS ROTINSULU SUGEHA. arr Music Rico Manansang 2K20

«Моссад тут ни при чём»: Кедми ломает мифы о войне США–Израиль vs Иран | Яков Кедми

«Моссад тут ни при чём»: Кедми ломает мифы о войне США–Израиль vs Иран | Яков Кедми

Соло от которых замирает сердце и ликует джаз |Solos that stop your heart – and make jazz come alive

Соло от которых замирает сердце и ликует джаз |Solos that stop your heart – and make jazz come alive

⚡ ТУРЦИЯ ПРОВОДИТ СРОЧНУЮ КОНСУЛЬТАЦИЮ! Трамп готовит

⚡ ТУРЦИЯ ПРОВОДИТ СРОЧНУЮ КОНСУЛЬТАЦИЮ! Трамп готовит "страшный ответ"

Песня на стихи Есенина – «Годы молодые с забубенной славой…» | DJ Malinova | Премьера Новой Песни.

Песня на стихи Есенина – «Годы молодые с забубенной славой…» | DJ Malinova | Премьера Новой Песни.

Kemuning

Kemuning

I've been away too long(George baker selection) _ Singer, LEE RA HEE _ Reedit(Subtitle version)

I've been away too long(George baker selection) _ Singer, LEE RA HEE _ Reedit(Subtitle version)

Саксофон, Фаусто Папетти. Лучшее.

Саксофон, Фаусто Папетти. Лучшее.

Broery Marantika  -  Rembulan Merah

Broery Marantika - Rembulan Merah

Yuni Shara - Gubahanku

Yuni Shara - Gubahanku

Rembulan Merah

Rembulan Merah

Cobalah untuk mengerti - Obbie Mesakh(cover Lisa Maria)

Cobalah untuk mengerti - Obbie Mesakh(cover Lisa Maria)

SATU YANG KU CINTA - Haris Rotinsulu Sugeha. Cipt. Atox Potax - LAGU INDONESIA TERBARU 2020

SATU YANG KU CINTA - Haris Rotinsulu Sugeha. Cipt. Atox Potax - LAGU INDONESIA TERBARU 2020

Broery Pesulima & Emillia Contessa - Bunga Anggrek (Official Lyric Video)

Broery Pesulima & Emillia Contessa - Bunga Anggrek (Official Lyric Video)

Broery Pesulima - Masihkah Mungkin Kita Berdua Satu Perahu (Official Lyric Video)

Broery Pesulima - Masihkah Mungkin Kita Berdua Satu Perahu (Official Lyric Video)

Kemuning

Kemuning

Cinta Dan Permata - Panbers | Cover by Suci Ramadhani

Cinta Dan Permata - Panbers | Cover by Suci Ramadhani

Tak Selamanya Diam Itu Emas

Tak Selamanya Diam Itu Emas

Broery Marantika - Setulus Cintamu (Official Audio Video)

Broery Marantika - Setulus Cintamu (Official Audio Video)

© 2025 ycliper. Все права защищены.



  • Контакты
  • О нас
  • Политика конфиденциальности



Контакты для правообладателей: [email protected]