PEMBAKAR KAYU ARANG INI MENDAPAT KEAJAIBAN BESAR SETELAH MENOLONG KERBAU DI DALAM HUTAN
Автор: Dunia Cerita
Загружено: 2026-01-11
Просмотров: 93
Описание:
Asap hitam kembali memenuhi udara sejak subuh. Bau kayu terbakar yang menyengat sudah menjadi bagian dari hidup Usman sejak ia remaja. Setiap pagi, sebelum matahari muncul, ia sudah berdiri di tengah tumpukan kayu, menyalakan api, dan memastikan bara tetap hidup. Tangannya kasar, kulitnya menghitam, dan dadanya sering terasa sesak karena terlalu banyak menghirup asap.
Usman berusia dua puluh empat tahun. Tubuhnya kurus, wajahnya terlihat lebih tua dari umurnya. Bukan karena penyakit, tapi karena hidup yang terlalu berat. Ia tinggal di sebuah desa kecil di Sulawesi, jauh dari kota. Desa itu sunyi, miskin, dan jarang mendapat perhatian siapa pun. Mayoritas warganya bekerja serabutan. Ada yang bertani, ada yang mencari kayu, dan ada pula yang seperti Usman, menjadi buruh pembakar kayu arang.
Pekerjaan itu tidak mudah. Setiap hari ia harus mengangkut kayu dari hutan, menyusunnya rapi, lalu membakarnya selama berjam-jam. Api tidak boleh terlalu besar, tidak boleh mati. Jika salah sedikit saja, arang bisa rusak dan ia tidak dibayar penuh. Mandor tempatnya bekerja adalah orang keras. Sedikit kesalahan langsung dimarahi. Tidak jarang Usman pulang dengan kepala tertunduk, membawa badan lelah dan hati yang lebih lelah lagi.
Upahnya sangat kecil. Jika dihitung, kadang tidak cukup untuk membeli beras satu minggu. Tapi Usman tidak punya pilihan. Ayahnya sudah meninggal sejak ia masih remaja. Ibunya hanya bisa tinggal di rumah, tubuhnya sering sakit-sakitan. Usman adalah satu-satunya yang mencari uang.
Rumah mereka berdiri di ujung desa. Dindingnya dari papan tua, atapnya bocor di beberapa bagian. Jika hujan turun, Usman harus meletakkan ember di dalam rumah agar air tidak menggenang di lantai tanah. Tidak ada listrik yang stabil. Kadang malam gelap total. Tapi Usman sudah terbiasa. Sejak kecil ia hidup seperti itu.
Pagi itu, Usman bangun dengan tubuh yang masih pegal. Ia duduk di tepi tempat tidur sederhana yang terbuat dari bambu. Ibunya terbaring di sudut ruangan, batuk pelan. Wajah perempuan tua itu terlihat pucat. Usman mendekat dan menyentuh kening ibunya.
“Mak, bagaimana rasanya hari ini?” tanya Usman pelan.
Ibunya membuka mata perlahan dan tersenyum lemah. “Tidak apa-apa, Man. Pergilah kerja. Jangan terlambat.”
Usman tahu ibunya berbohong. Nafas ibunya terdengar berat. Tapi apa yang bisa ia lakukan? Ia tidak punya uang untuk membawa ibunya berobat ke kota. Jarak kota saja hampir dua jam perjalanan, itu pun jika ada kendaraan.
Usman keluar rumah dengan langkah berat. Langit masih gelap. Beberapa rumah tetangga sudah tampak berasap dari dapur. Ia berjalan melewati jalan tanah yang becek, menuju tempat pembakaran arang di pinggir hutan. Setiap langkah terasa berat, bukan hanya di kaki, tapi juga di hati.
Chanel Ini Akan Mengupas Tentang Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Setiap Harinya.
Terimakasih sudah menonton video ini,
Bagi Kalian Yang Suka Dengan Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Ini Jangan Lupa Dukung Dengan Cara Like, Coment, Share Dan Subscribe Supaya Bisa Terus Mengikuti Video Selanjutnya..
Terima kasih
Tag :
#kisahnyatapersahabatanmanusiadanhewan #persahabatananakmanusiadankerbau #kisahviral #kisahinspiratif #kisahinspirasi #ceritaunikviral #ceritanyata #kisahsedih #kisahnyata #viralvideo #mitosataufakta #persahabatansejati #bertemandengan #kerbau #kerbauliar #ceritapendek #kisah #persahabatanhewan #hewan #ceritarakyat #temancerita #temantidur #wanstory #ceritaInspirasi #kisahdongeng #cerita inspirasikehidupan #rajakerbau #hubungandenganalam #ceritafilosofis #motivasihidup #dongengindonesia #kisahinspiratifkehidupan
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: