JAGAT-RAYA BESERTA ISINYA ADALAH MAKHLUK CIPTAAN ALLAH YANG KELAK AKAN MUSNAH SESUAI KEHENDAK ALLAH
Автор: ECHO PAPA CHANNEL
Загружено: 2026-01-30
Просмотров: 40
Описание:
"Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka.".
AL-AHQAF AYAT 3
AL-HADID AYAT 3
Huwal-awwalu wal-âkhiru wadh-dhâhiru wal-bâthin, wa huwa bikulli syai'in 'alîm.
"Dialah Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zahir, dan Maha Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.".
AL-HADID AYAT 3
Yukk kita coba melihat Allah Sang Pencipta melalui Ciptaan2-Nya
Az-Zahir (Yang Zahir): Kekuasaan-Nya tampak jelas melalui tanda-tanda ciptaan-Nya, namun Zat-Nya tidak dapat dilihat mata.
Al-Batin (Yang Batin): Allah mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di hati dan alam semesta, lebih dekat dari diri manusia sendiri.
Bikulli Syai'in 'Alim (Maha Mengetahui Segala Sesuatu): Pengetahuan-Nya meliputi semua hal, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Dari hasil temuan para ilmuwan kosmologi diperkirakan jagad raya (universe) berumur sekitar 13,8 miliar tahun dan terus mengembang. Terbentuk melalui peristiwa Big Bang, alam semesta yang teramati memiliki diameter sekitar 93 miliar tahun cahaya. Konsep ini mencakup seluruh hukum fisika dan eksistensi.
• Galaksi-galaksi ber-ekspansi dan bergerak saling menjauh dengan kecepatan yang meningkat, menunjukkan alam semesta terus mengembang.
Ilmuwan kosmologi pertama yang menemukan dan mencetuskan teori Big Bang adalah Georges Lemaître, seorang astronom dan imam Yesuit asal Belgia pada tahun 1927. Ia mengajukan ide bahwa alam semesta bermula dari ledakan "atom purba" atau super atom kecil dan terus mengembang.
• Georges Lemaître Adalah pencetus ide dan mengajukan hipotesis bahwa alam semesta bermula dari satu titik padat dan panas yang meledak, awalnya dikenal sebagai teori "atom purba".
• Edwin Hubble memberikan dukungan pengamatan pada tahun 1929 dengan menemukan bahwa galaksi-galaksi saling menjauh, membuktikan bahwa alam semesta memang mengembang.
Albert Einstein awalnya menolak teori Big Bang karena ia meyakini bahwa alam semesta bersifat statis (tetap) dan kekal.
• Ketika Georges Lemaître mempresentasikan hitungan matematika nya tentang alam semesta yang mengembang pada tahun 1927, Einstein menanggapinya dengan keras: "Matematikamu memang benar, tapi fisikamu sangat buruk".
• Namun pada tahun 1931, setelah mendengar penjelasan Lemaître secara langsung di California, Einstein berdiri dan bertepuk tangan sambil berkata bahwa teori Lemaître adalah "penjelasan penciptaan yang paling indah dan memuaskan" yang pernah ia dengar.
Alam semesta (universe) adalah keseluruhan ruang, waktu, materi, dan energi, yang mencakup semua galaksi, bintang, dan planet,
CATATAN:
Waktu Adalah bagian dari alam semesta, sedangkan alam semesta Adalah ciptaan Allah sang Maha Pencipta. Disini definisi alam semesta yang dibuat oleh ilmuwan sangat berkesesuaian dengan Al-Ahqaf ayat 3.
Kita semua manusia hidup di planet bumi yang berada di tatasurya (solar system) yang mengelilingi matahari.
Adapun planet2 yang mengelilingi matahari adalah mercurius, venus, bumi, mars, jupiter, Saturnus, Uranus, neptunus.
“kegiatan melakukan observasi planet dengan menggunakan Teropong Bintang adalah sangat menyenangkan.
Echo Papa sewaktu masih muda bahkan sangat getol hampir setiap malam memanggul teropong ke halaman rumah belakang untuk melihat planet2 yang sangat indah hingga larut malam.
Antara lain planet Saturnus adalah yang paling menggetarkan hati, karena cincin es yang melingkari planet sangat jelas terlihat melalui teleskop. Betapa indahnya planet hasil ciptaan Allah Sang Maha Kuasa”.
“Berikutnya, adalah planet Jupiter yang memiliki bulan yang mengelilingi sebanyak 4 buah dan yang mudah diobservasi dari bumi. Sangat indah dan tetap membuat dada berdesir saat telescope kita tertumbuk dan mengena pada Jupiter dan tampak titik2 kecil yang merupakan bulan yang mengelilinginya”.
Sedangkan solar system kita (tatasurya) berada di Galaksi Bimasakti (Milky Way).
Didalam jagad raya (universe) terdapat bermilyar2 galaxi.
Sementara itu jagad raya yang berumur 13,88 milyar tahun masih terus berkembang.
Galaksi Bimasakti dimana tatasurya kita berada baru berumus sekitar 5 milyar tahun.
Kembali pada ayat 3 Al-Hadid, bahwa Allah sang Maha Pencipta adalah yang Maha Awal dan yang Maha Akhir, artinya universe yang kita bicarakan ini adalah ciptaan Allah Swt, dan suatu saat pun akan berakhir sesuai kehendak Allah ini sendiri.
Dengan demikian, jika di Al-Quran banyak terdapat ayat2 tentang “surga yang kekal” dan “neraka yang kekal”, dipastikan bahwa kekekalan tersebut tidak mutlak. Sedangkan yang mutlak hanyalah kekekalan dan keberadaan Allah itu sendiri. Artinya pula bahwa surga dan neraka adalah kekal yang relative. Relative terhadap kehendak Allah.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: