KPAI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Siswa SD di NTT: Dari Dugaan Bullying hingga Faktor Keluarga
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-02-04
Просмотров: 316
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh kasus meninggalnya seorang siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang diduga mengakhiri hidupnya.
Komisioner KPAI Diyah Puspitarini menegaskan, kasus ini tidak bisa dilihat dari satu faktor saja.
"Di kasus Ngada ini, kita tidak bisa melihat dari satu sisi saja. Memang anak ini tidak mampu membeli buku dan pena, tetapi ini juga bisa terkait pengasuhan karena orang tuanya tidak berada di samping anak," ujar Diyah dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).
"Kami minta dikembangkan oleh Polres Ngada. Jangan-jangan anak ini juga mendapatkan bullying di sekolah karena belum punya pena dan buku. Itu bisa diperlebar," katanya.
Selain persoalan ekonomi yang membuat korban tak mampu membeli buku dan pena, KPAI juga menyoroti aspek pengasuhan serta kemungkinan adanya perundungan di lingkungan sekolah.
KPAI meminta Polres Ngada mendalami dugaan bullying agar penyebab kematian korban benar-benar terungkap dan tidak menimbulkan stigma negatif terhadap anak yang telah meninggal.
Diyah menyebut, berdasarkan data KPAI, kasus anak mengakhiri hidup di Indonesia tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Faktor pemicunya beragam, mulai dari perundungan, pengasuhan, ekonomi, hingga lingkungan sosial.
"Kami berharap polisi tetap memproses hukum, karena hak anak yang sudah meninggal adalah mendapatkan kejelasan penyebab kematian, sehingga anak tidak mendapatkan stigma yang negatif," ujarnya.
KPAI juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan dinas terkait agar hak pendidikan anak menjadi perhatian serius dan kejadian serupa tidak terulang.
Diketahui, korban berinisial YBR (10) ditemukan meninggal gantung diri di Kecamatan Jerebuu, Ngada.
Polisi menemukan surat tulisan tangan korban yang ditujukan kepada ibunya, dan hingga kini masih menyelidiki latar belakang peristiwa tersebut.
https://www.tribunnews.com/regional/7...
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: Panji Anggoro Putro
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: