🔴 Breaking News! Banjir Terparah Rendam Kabupaten Tegal, Warga Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah
Автор: Tribunnews Bogor
Загружено: 2026-02-15
Просмотров: 6576
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Intensitas hujan tinggi sejak Minggu malam, (15/2), hingga Senin dini hari, (16/2), mengakibatkan sejumlah desa di beberapa kecamatan Kabupaten Tegal dilanda banjir. Air bahkan masuk ke dalam rumah warga.
Banjir yang menjadi langganan saat musim hujan awal tahun kembali menerjang. Namun warga mengakui, banjir kali ini merupakan yang paling besar dan terparah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pantauan Tribunjateng.com di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, pada Senin pagi, menunjukkan genangan masih merendam akses jalan utama. Jalan tersebut bahkan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hanya sepeda kayuh yang masih bisa melintas, itupun harus ekstra hati-hati karena arus air cukup deras. Sejumlah pengendara yang hendak menuju Desa Sidaharja, Jatimulya, dan sekitarnya memilih putar balik karena jalur tidak memungkinkan dilewati.
Di lokasi, warga tampak mengamati banjir, sebagian berjalan kaki menerobos genangan, dan ada pula yang menggunakan perahu karet karena ketinggian air terus bertambah.
Ketinggian banjir bervariasi tergantung kontur jalan. Ada yang di atas mata kaki, setinggi paha orang dewasa, bahkan di beberapa titik mencapai pinggang.
Cuaca yang masih diguyur hujan membuat debit air belum surut. Genangan bahkan meluas hingga masuk ke halaman rumah, dan sebagian sudah merendam bagian dalam rumah warga. Warga pun berupaya menahan air masuk dengan alat seadanya.
Mohammad Rifai, warga RT 11 RW 06 Desa Sidaharja, mengatakan hujan deras turun sejak Minggu malam dan berlangsung lama hingga dini hari. Air mulai masuk ke permukiman pada Senin sekitar pukul 01.00 WIB.
Menurut Rifai, ketinggian banjir rata-rata berkisar 30 sentimeter hingga 1 meter. Bahkan di titik tertentu mencapai 1 hingga 1,5 meter. Rifai menyebut banjir kali ini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Desa Sidaharja.
Ia pun meminta pemerintah daerah segera turun tangan dan menyalurkan bantuan, termasuk perahu karet dan logistik untuk warga terdampak.
Hal serupa disampaikan Taroni, warga RT 07 RW 05 Desa Sidaharja. Ia mengatakan banjir kali ini adalah yang paling besar dan terparah yang pernah dialami.
Taroni menyebut banjir tidak hanya merendam jalan dan rumah warga, namun juga area persawahan. Ia menduga banjir dipicu intensitas hujan tinggi yang menyebabkan bendungan Waduk Cacaban meluap dan meluber ke wilayah sekitar, khususnya kawasan Pantura.
Sementara itu, berdasarkan data sementara Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Tegal pada Senin, 16 Februari 2026, banjir melanda wilayah Pantura di Kecamatan Suradadi, Warureja, dan Kedungbanteng.
Di Kecamatan Warureja, desa terdampak meliputi Sigentong, Sukareja, Warureja, Kendayakan, Banjaragung, Kreman, dan Rangimulya.
Sedangkan di Kecamatan Suradadi, banjir terjadi di Desa Sidaharja, Jatibogor, dan Jatimulya. Sementara di Kecamatan Kedungbanteng, banjir dilaporkan merendam Desa Semedo.
(Tribun-Video.com)
#bencana #banjir #tegal
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Banjir Melanda Sejumlah Desa di Kabupaten Tegal, Warga Sebut Bencana Terparah dan Paling Besar, https://jateng.tribunnews.com/inspire....
Editor Video: Latif
YouTube: / @tribunnewsbogorvideo
Facebook: / tribunnewsbogor
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...
TikTok: / tribunbogor
Instagram: @tribunbogor
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: