LIGA SUCI DILULUH LANTAKKAN ARMADA OTTOMAN - BARBAROSSA Pertempuran Preveza @adupukul
Автор: ADU PUKUL
Загружено: 2021-11-11
Просмотров: 31979
Описание:
#PerangSalib
#MedievalCrusades
#SejarahPerangSalib
#KesultananSalib
#PerspektifSejarah
#PeradabanTimurVsBarat
#PeperanganAgama
#PenaklukanBaitulMaqdis
#KisahPeperanganKudus
#PengaruhPerangSalib
#PerangSuci
#IslamVsKristen
#TaktikPeperangan kalo ada recehan boleh dong saweranya biar lebih semangat : https://saweria.co/adupukul
Pertempuran Preveza berlangsung pada tanggal 28 September 1538 di dekat Preveza, Yunani barat laut, antara armada Kesultanan Utsmaniyah melawan Liga Suci yang dihimpun oleh Paus Paulus III.
di antara berbagai pertempuran yang pernah dilakukan oleh Barbarossa, pertempuran kali ini adalah pertempuran yang paling bersejarah. Pertempuran terjadi di Preveza (Yunani) pada tanggal 28 September 1538.
Secara kuantitas, armada Barbarossa kalah jauh dibandingkan dengan armada musuh. Armada Barbarossa hanya menggunakan galley (kapal laut bertenaga dayung) sebanyak 122 unit, sementara di pihak lawan, mereka menggunakan kapal layar sebanyak 300 unit. Namun hasil yang didapat adalah kemenangan telak bagi Barbarossa. Pasukan Utsmaniyah yang dipimpin barbarossa berhasil memenangkan pertempuran ini, sehingga mampu mendominasi Laut Tengah hingga Pertempuran Lepanto pada tahun 1571. Atas kemenangan ini Akibatnya Turki memenangkan kendali seluruh Mediterania.
Pada tahun 1538, Paus Paulus III mengorganisir pasukan tempur yang terdiri dari orang-orang Spanyol, Malta, Genoa, Venesia, dan Negara-Negara Kepausan. Pasukan ini diberi nama “Liga Suci” dan dipimpin oleh Laksamana Andrea Doria. Mereka memiliki misi untuk mengalahkan Barbarossa dan armada Ottoman.
Meskipun dengan jumlah armada yang lebih kecil, armada Barbarossa mengambil sikap lebih ofensif.
Kunci kemenangan Barbarossa ternyata ada pada penggunaan Galley. Dibandingkan dengan kapal layar, galley tidak bergantung terhadap angin, lebih lincah, dan dapat tetap bergerak dengan cepat meskipun berada di teluk atau sisi pulau yang anginnya sedikit.
Dalam pertempuran Preveza, Barbarossa menang telak atas Doria. Armada Barbarossa menenggelamkan 10 kapal Liga Suci, merebut 36 lainnya, dan membakar tiga, tanpa kehilangan satu galley pun.
Mereka juga menangkap sekitar 3.000 pelaut Kristen. Walaupun demikian, 400 orang pasukan Barbarossa juga tewas, dan 800 lainnya terluka.
Keesokan harinya, meski mendapat desakan dari kapten lainnya untuk tetap bertempur, namun Doria memerintahkan orang-orang yang selamat di Armada Liga Suci untuk mundur
Kemenangannya membuka Tripoli dan Mediterania Timur untuk kekuasaan Ottoman. Setelah Hayreddin barbarossa memimpin kampanye militer tambahan, termasuk membantu melawan Prancis melawan Habsburg pada 1543 dan 1544,
Kemenangan Barbarossa di Preveza membuat Kekaisaran Ottoman mendominasi Laut Mediterania selama lebih dari tiga puluh tahun ke depan. Barbarossa mengambil keuntungan dari dominasi tersebut untuk membersihkan benteng-benteng orang Kristen di laut Aegea dan Ionia.
Venesia meminta perdamaian pada bulan Oktober 1540, mengakui kekuasaan Ottoman atas tanah tersebut dan membayar ganti rugi perang
Orang-orang Genoa, akhirnya menyerah untuk mengalahkan Barbarossa, dan lebih memilih untuk membayar upeti agar tidak diserang.
Melihat kehebatan Barbarossa, Kaisar Romawi suci, Charles V, pada tahun 1540 mencoba merekrut Barbarossa untuk berpindah sisi dan bergabung dengan Roma. Barbarossa ditawarkan untuk menjadi laksamana tertinggi armada Romawi. Namun, Barbarossa tidak tertarik dengan tawaran tersebut.
Setelah diangkat menjadi Laksamana Agung Kekaisaran Ottoman dari yang tadinya hanya sebatas perompak biasa, kali ini Khair-ed-Din Barbarossa menunjukkan kesetiaannya terhadap Ottoman.
Pada musim gugur berikutnya, Charles V turun langsung memimpin dalam upaya penaklukkan Aljazair dan Armada Barbarossa. Namun, cuaca yang buruk, yakni badai, dan kehebatan pertahanan Armada Barbarossa menimbulkan malapetaka bagi Armada Romawi.
Mereka terpaksa berlayar pulang ke Roma dengan kekalahan dan tangan hampa. Akibat dari serangan ini, Barbarossa menjadi mengambil langkah yang lebih agresif. Dia melakukan penyerangan ke seluruh area Laut Mediterania Barat. Di kemudian hari, beberapa negara di Eropa lebih memilih untuk membangun aliansi atau membayar upeti, ketimbang mesti berhadapan dengan Armada Militer Barbarossa yang sangat kuat
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: