ycliper

Популярное

Музыка Кино и Анимация Автомобили Животные Спорт Путешествия Игры Юмор

Интересные видео

2025 Сериалы Трейлеры Новости Как сделать Видеоуроки Diy своими руками

Топ запросов

смотреть а4 schoolboy runaway турецкий сериал смотреть мультфильмы эдисон
Скачать

Putriku Lempar Karung Sampah Ke Wajahku. Di Dalamnya, Kutemukan Tabungan Rp 3 M Dan Sebuah Pesan...

Автор: Cerita Hati Lansia

Загружено: 2026-01-10

Просмотров: 11040

Описание: Menantuku mengusirku dan memaksa aku untuk menjual rumah. bahkan putriku melemparku karung sampah tempat di wajahku, dia berkata "bawa sampahmu!"

Namaku Hartati, entah mengapa beban hidupku kian bertambah di mana aku harusnya sudah menikmati sisa-sisa hidup dengan tenang. hari itu aku sangat bingung dan tak mengerti, Ini sebenarnya surat apa? Tanyaku pelan. Ruang tamu rumahku hari itu penuh orang. Meja yang biasanya cuma terisi teh dan kue sekarang penuh map dan berkas. Seorang pria berkemeja rapi yang katanya notaris duduk di sofa. Di sampingnya ada pasangan muda yang diperkenalkan sebagai calon pembeli. Aku duduk di ujung memegang ballpoint yang terasa berat di tanganku. Fahrul, menantuku tersenyum ke arah notaris lalu menoleh padaku. Ini cuma urusan administrasi, Bu. Balik nama tanah aja. Biar pajak, listrik, semua gampang, enggak usah khawatir. Aku melirik putriku Gita Widianti. Di sampingnya, Gita memegang map hijau, blusnya rapi, wajahnya tampak capek, tapi suaranya tetap tajam. Udah, Mah, tanda tangan aja, Mama. Enggak perlu mikir yang ribet. Biar Gita sama Fahrul yang urus. Sejak suamiku Zulvikar meninggal, rumah ini jadi satu-satunya yang terasa pasti. Di sinilah kami membesarkan Gita. Di sini juga aku menatap wajah Zulvikar yang sudah dingin untuk terakhir kalinya. Kalau rumah ini tetap atas nama bapakmu aja. Gak apa-apa, kan? Tanya ragu. Notaris tersenyum kaku. Secara hukum, Bu. Setelah Pak Zulvikar meninggal, ada pembagian waris. supaya rapi, perlu penyesuaian sertifikat. Ibu enggak usah pusing. Ini demi kebaikan keluarga. Kebaikan keluarga belakangan. Kalimat itu sering sekali dipakai di rumah ini. Fahrul mengambil surat yang kupegang, menaruhnya tepat di depanku. Bu, percayalah sama saya. Saya ini mikirin masa depan Farel, Naura, sama Bilqis. Kalau kita enggak berani melangkah, kapan maju? Rumah ini juga rumah kita sekeluarga. Dulu waktu Fahrul melamar Gita, aku dan Zulvikar senang. Dia sopan, pandai bicara. Tapi beberapa tahun terakhir, aku sering dengar dia bicara soal investasi, proyek, peluang, kata-kata yang tidak benar-benar kupahami. Hanya tahu kalau artinya butuh banyak uang. Kalau mama enggak tanda tangan, kita enggak bisa beli rumah baru itu. Loh, Gita menimpali. Mama mau lihat cucu-cucu terus tidur berdesakan. Kamar Farel udah kayak gudang. Naura sering ngeluh. Bilqis juga gak punya ruang main. Aku teringat Farel yang akhir-akhir ini jarang menegurku, lebih banyak di kamarnya. Naura dengan earphon di telinga. Selalu kesal kalau kusuruh bantu. Bilqis masih sering memelukku. Tapi mulai ditarik ibunya. Dibang, "Jangan manja sama nenek. Hidup kita enggak bisa begini terus, Mah." Lanjut, Gita. Rumah ini tua, temboknya lembab. Tamu kantorku aja suka komentar. Malu tahu kalau atasan datang lihat rumah kayak gini? Aku menunduk melihat karpet Kusam. Di bawahnya ada ubin yang dulu dipasang Zulvikar sendiri. Sedikit miring. Tanganku bergetar. Kalau mama tanda tangan ini, mama masih boleh tinggal di sini, kan?" tanyaku. Berharap jawaban yang menenangkan. Fahrul tertawa kecil. "Bu, nanti kita pindah ke rumah baru. Lebih bagus, lebih bersih. Mama bisa ikut kalau mau. Tapi kan kamar terbatas. Makanya ini lagi kita atur. Yang penting sekarang urusan surat ini kelar dulu." Jawabannya menggantung. Ikut. tidak ikut. Kamar terbatas. Kata-kata yang membuat dadaku sesak. Rul, Gita, aku mengangkat wajah. Ini rumah mama sama bapakmu. Dari dulu kita tinggal di sini. Mama takut kalau nanti Mama malah enggak punya tempat. Nah, itu dia. Fahrul memotong cepat. Suaranya lebih keras. Makanya kita atur dari sekarang. Kalau kita enggak jual rumah ini, kita enggak punya uang muka rumah baru. Mama mau lihat kita ngontrak terus. Gimana masa depan cucu-cucu Mama? Gita menghela napas panjang. Serius deh, Mah. Gita kerja, Fahrul kerja. Cicilan ini itu. Tapi Mama selalu curiga. Mama pikir kita mau apa sih dari Mama? Mama tuh enggak punya apa-apa, Mah. Cuma rumah tua ini. Kalimat itu seperti tamparan.

🙏 Kami memohon maaf apabila terdapat kemiripan nama, tempat, atau peristiwa dengan kejadian lain.

📌 Catatan penting: Gambar yang ditampilkan hanya bersifat ilustrasi.

⚠️ Disclaimer: Seluruh cerita dalam video ini adalah fiktif. Setiap kesamaan nama, tokoh, tempat, atau peristiwa adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Konten ini tidak bermaksud menyinggung atau merugikan pihak mana pun.

🔔 Jangan lupa untuk subscribe, tekan like, dan aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan cerita-cerita terbaru.

#kisahnyata #kisahrumahtangga #dramarumahtangga #ceritarumahtangga #ceritakeluarga #kisahkeluarga

Cerita Hati Lansia

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Putriku Lempar Karung Sampah Ke Wajahku. Di Dalamnya, Kutemukan Tabungan Rp 3 M Dan Sebuah Pesan...

Поделиться в:

Доступные форматы для скачивания:

Скачать видео

  • Информация по загрузке:

Скачать аудио

Похожие видео

Putriku Berkata, “Aku Tak Butuh Sosok Ibu Sepertimu!”—Tapi Tunangannya Justru Membelaku…

Putriku Berkata, “Aku Tak Butuh Sosok Ibu Sepertimu!”—Tapi Tunangannya Justru Membelaku…

KU PERMALUKAN MERTUA DAN IPAR DI KANTOR PERSIDANGAN, USAI TEGA FITNAH SAMPAI AKU DAN SUAMI BERCERAI

KU PERMALUKAN MERTUA DAN IPAR DI KANTOR PERSIDANGAN, USAI TEGA FITNAH SAMPAI AKU DAN SUAMI BERCERAI

Доверься мне прошептала незнакомка. То, что сказали мой жених и свекровь… оставило меня без дыхания

Доверься мне прошептала незнакомка. То, что сказали мой жених и свекровь… оставило меня без дыхания

Aku Sangat Terkejut Melihat Putraku Bersihkan WC Kantor—Mertuanya Tertawa, “Cuma Itu Yang Pantas!”

Aku Sangat Terkejut Melihat Putraku Bersihkan WC Kantor—Mertuanya Tertawa, “Cuma Itu Yang Pantas!”

Menantuku Nelpon, “Anakmu Baru Saja Meninggal, Semua Hartanya Untukku. Kau Tak Dapat Apapun”—Jadi...

Menantuku Nelpon, “Anakmu Baru Saja Meninggal, Semua Hartanya Untukku. Kau Tak Dapat Apapun”—Jadi...

Menantuku Bangga Pamer Cincin Lamaran 50 Juta, Ternyata Palsu & Dia Tipu 4 Wanita Lain —Maka Aku...

Menantuku Bangga Pamer Cincin Lamaran 50 Juta, Ternyata Palsu & Dia Tipu 4 Wanita Lain —Maka Aku...

Anak-anak Tega MEMBUANG IBUNYA- Tak tahu koper tua itu simpan HARTA MILIARAN-Drama Kisah Nyata

Anak-anak Tega MEMBUANG IBUNYA- Tak tahu koper tua itu simpan HARTA MILIARAN-Drama Kisah Nyata

«Зачем этой дуре деньги Снимай все, сынок!» — услышала я разговор мужа и свекрови в банке.

«Зачем этой дуре деньги Снимай все, сынок!» — услышала я разговор мужа и свекрови в банке.

Anakku Meninggalkanku Sendirian Di Rumah Sakit—Lalu Pria Tak Dikenal Datang Pegang Tanganku—Ternyata

Anakku Meninggalkanku Sendirian Di Rumah Sakit—Lalu Pria Tak Dikenal Datang Pegang Tanganku—Ternyata

Я пришла в суд за дочерью. Судья увидел меня и встал:

Я пришла в суд за дочерью. Судья увидел меня и встал: "Здравствуйте, учитель". Зять в ужасе замер…!

Aku jual rumah diam-diam saat putriku bulan madu - pesanku di pintu bikin dia shock seumur hidup...

Aku jual rumah diam-diam saat putriku bulan madu - pesanku di pintu bikin dia shock seumur hidup...

Putraku Nelpon, “Aku Dapat Warisan Rp 2.5 M, Kemasi Barangmu Dan Pergi Dari Rumahku”—Dia Tak Tahu…

Putraku Nelpon, “Aku Dapat Warisan Rp 2.5 M, Kemasi Barangmu Dan Pergi Dari Rumahku”—Dia Tak Tahu…

Rumahku Disita Bank—Anakku Yang Kaya Mengusirku Kecuali Si Bungsu Yang Seorang Kuli Serabutan

Rumahku Disita Bank—Anakku Yang Kaya Mengusirku Kecuali Si Bungsu Yang Seorang Kuli Serabutan

Aku Di Fitnah Mencuri Oleh Menantuku, Putraku Teriak “Keluar Kau, Dasar Maling!

Aku Di Fitnah Mencuri Oleh Menantuku, Putraku Teriak “Keluar Kau, Dasar Maling!" Tapi 4 jam kemudian

Я всё, что мама мне давала, отдавал своей жене с гордостью заявил мой сын моему брату и всем гостям

Я всё, что мама мне давала, отдавал своей жене с гордостью заявил мой сын моему брату и всем гостям

Saat Pesta GIANYAR, Putriku SELIPKAN Surat Ke Sakuku:

Saat Pesta GIANYAR, Putriku SELIPKAN Surat Ke Sakuku: "Ayah, TOLONG AKU." Maka Rahasia JS Mulai...

Putriku Sekarat, Tak Ada Yang Tahu Sebabnya—Cucuku Bilang, “Nek, Periksa Kontrakan Ayah”

Putriku Sekarat, Tak Ada Yang Tahu Sebabnya—Cucuku Bilang, “Nek, Periksa Kontrakan Ayah”

Menantuku Selalu Bilang Putraku Kerja Di Luar Negeri—Tiba2 Kurir Antar Paket Misterius, Ternyata...

Menantuku Selalu Bilang Putraku Kerja Di Luar Negeri—Tiba2 Kurir Antar Paket Misterius, Ternyata...

Kulihat Putraku Yang C4c4t Gendong Bayinya Sambil Nangis, “Aku Ditendang Mertuaku” Ucapnya—Jadi…

Kulihat Putraku Yang C4c4t Gendong Bayinya Sambil Nangis, “Aku Ditendang Mertuaku” Ucapnya—Jadi…

Menantuku Nelpon, “Anakmu Baru Saja Meninggal, Semua Hartanya Untukku. Kau Tak Dapat Apa2”—Jadi Aku…

Menantuku Nelpon, “Anakmu Baru Saja Meninggal, Semua Hartanya Untukku. Kau Tak Dapat Apa2”—Jadi Aku…

© 2025 ycliper. Все права защищены.



  • Контакты
  • О нас
  • Политика конфиденциальности



Контакты для правообладателей: [email protected]