ycliper

Популярное

Музыка Кино и Анимация Автомобили Животные Спорт Путешествия Игры Юмор

Интересные видео

2025 Сериалы Трейлеры Новости Как сделать Видеоуроки Diy своими руками

Топ запросов

смотреть а4 schoolboy runaway турецкий сериал смотреть мультфильмы эдисон
Скачать

Lettu Dul Arief Memaksa Mayor Soekrisno Tiga Jenderal yang Hidup Segera Dibunuh

Автор: Intel Melayu

Загружено: 2023-12-09

Просмотров: 74159

Описание: Lettu Dul Arief Memaksa Mayor Soekrisno Tiga Jenderal yang Hidup Segera Dibunuh

Lettu Dul Arief memaksa Mayor Soekrisno tiga jenderal yang hidup segera dibunuh. Begitulah yang terjadi di Lubang Buaya pada pagi 1 Oktober 1965, setelah enam jenderal berhasil diculik oleh Komplotan Gerakan 30 September, dimana tiga orang jenderal terbunuh saat diculik dan tiga jenderal dapat diculik dalam keadaan hidup.

Lettu Dul Arief, adalah Komandan Pasukan Pasopati yang memang ditugaskan untuk menculik para jenderal. Ada pun, Mayor Soekrisno yang dimaksud adalah Mayor Udara Gathut Soekrisno, Perwira AURI yang membantu Mayor Udara Sujono mengkordinir pasukan Pringgodani di Lubang Buaya.

Lettu Dul Arief tak lain adalah anak buah langsung Letkol Untung Syamsuri, di Batalyon 1 Kawal Kehormatan Resimen Cakrabirawa, pasukan pengawal Presiden Soekarno. Ada pun cerita tentang Lettu Dul Arief yang memaksa Mayor Udara Gathut Soekrisno agar tiga Jenderal yang masih hidup segera dibunuh berdasarkan pengakuan dari Mayor Udara Gathut Soekrisno ketika menjadi saksi dalam persidangan perkara eks Letkol Untung Syamsuri di hadapan Mahkamah Militer Luar Biasa.

Dikutip dari buku,"Di Hadapan Mahmillub 2 di Jakarta: Perkara Untung," yang diterbitkan Pusat Pendidikan Kehakiman Angkatan Darat," diceritakan sidang lanjutan ke IV perkara eks Letkol Untung yang digelar pada hari Kamis, 24 Februari 1966 jam 20.00.

Persidangan dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua Mahkamah Militer Luar Biasa. Sesudahnya dibawa masuk dengan penjagaan yang ketat Terdakwa eks Letkol Untung. Pembela Terdakwa juga telah hadir.

Sesudah itu Ketua Mahmillub memerintahkan Oditur agar dipanggil masuk saksi yang kesatu. Dia adalah Mayor Udara Gathut Soekrisno, umur 43 tahun lahir dil Malang, pekerjaan Angkatan Udara, bertempat tinggal di Kebayoran Baru Blok A Jakarta dan beragama Islam.

Saksi Mayor Udara Gathut Soekrisno menerangkan, bahwa dia sudah mengenal pada Eks Letkol Untung sebelum Terdakwa ini melakukan perbuatan yang menjadi dasar penuntutan ini. Mayor Udara Gathut Soekrisno juga menyatakan, dia tidak mempunyai hubungan keluarga dengan Letkol Untung secara turunan atau perkawinan dan bahwa dia tidak ada hubungan majikan, buruh terhadap Terdakwa.

Sesudah itu Gathut Soekrisno bersumpah secara aturan Agamanya dan akan memberi keterangan yang benar dan tidak lain dari pada yang benar. Kemudian Mahkamah dengan dimulai terlebih dahulu oleh hakim ketua, mulai melontarkan pertanyaan-pertanyaan.

"Saudara Gathut Soekrisno, supaya saudara perhatikan pertanyaan saya, saudara dulu pernah memberikan keterangan-keterangan sebagai saksi dalam perkara Terdakwa Untung bin Syamsuri ini dalam Pemeriksaan Pendahuluan. Apakah saudara masih tetap pada keterangan-keterangan yang dulu?" Hakim Ketua Mahmillub memulai pertanyaan.

"Tetap," jawab Gathut Soekrisno.

Hakim Ketua kembali bertanya,"Saya akan menanyakan beberapa hal, apakah tugas saudara dalam Gerakan 30 September dan tugas itu diberikan oleh siapa?"

"Kami mendapat tugas dari eks Mayor Udara Sujono dalam Kedudukannya sebagai anggota Cenko sebagai Komandan Komando Cadangan Tempur yang berada di Pasar Rebo Lubang Buaya," jawab Mayor Udara Gathut Soekrisno.

"Apa tugas saudara didalam rangka persiapan di basis Pringgodani?"tanya Hakim Ketua.

Dijawab Mayor Udara Gathut Soekrisno," Kami hanya melaksanakan tugas jika ada perintah dari Pak Sujono".

"Perintah-perintah apa yang diberikan saudara Sujono pada waktu itu?"tanya Hakim Ketua lagi.

"Perintah-perintah waktu itu diantaranya ialah mengenai persiapan-persiapan pembuatan tanda-tanda pengenal. Kemudian mengambil senjata, selanjutnya dapat perintah untuk melaksanakan, membereskan para jenderal itu," jawab Mayor Udara Gathut Soekrisno.

Lalu Hakim Ketua kembali bertanya," Dalum rangka pemberesan para Jenderal itu perintah apa lagi yang dikeluarkan oleh saudara Sujono?"

"Kami kurang ingat," kata Mayor Udara Gathut Soekrisno.

"Siapa yang ditugaskan membuat Lubang itu dan bagaimana menurut pendengaran saudara untuk apa lubang itu?" Kembali Hakim Ketua bertanya.

Gathut Soekrisno menjawab," Kalau tidak salah adalah Sersan Mayor Udara Kasman dan menurut perkiraan kami waktu itu adalah untuk penempatan senjata berat dan kami sendiri belum pernah melihat lubang-lubang itu."

Siapa yang menerima para jenderal itu di Lubang Buaya? Siapa yang menyerahkannya dan selanjutnya bagaimana? tanya Hakim Ketua lagi.

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Lettu Dul Arief Memaksa Mayor Soekrisno Tiga Jenderal yang Hidup Segera Dibunuh

Поделиться в:

Доступные форматы для скачивания:

Скачать видео

  • Информация по загрузке:

Скачать аудио

Похожие видео

CAKRABIRAWA LARI KE THAILAND DAN MENYAMAR JADI BIKSU

CAKRABIRAWA LARI KE THAILAND DAN MENYAMAR JADI BIKSU

Как убили Киллера №1: Побег, миллион долларов и шнур от утюга

Как убили Киллера №1: Побег, миллион долларов и шнур от утюга

[EKSKLUSIF] KESAKSIAN Anak MT Haryono, Bantah Pengakuan Serma Boengkoes soal Penculikan G30S/PKI

[EKSKLUSIF] KESAKSIAN Anak MT Haryono, Bantah Pengakuan Serma Boengkoes soal Penculikan G30S/PKI

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto

PENGAKUAN Mantan Cakrabirawa Sebut Letkol Untung Pamit ke Soeharto sebelum Culik Dewan Jenderal

PENGAKUAN Mantan Cakrabirawa Sebut Letkol Untung Pamit ke Soeharto sebelum Culik Dewan Jenderal

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya

KESAKSIAN KUNCI: Sersan Anis Sujatno dan Malam Gelap 30 September

KESAKSIAN KUNCI: Sersan Anis Sujatno dan Malam Gelap 30 September

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto

Cerita Sang Kolonel Pemeriksa Para Pelaku Gestapu PKI

Cerita Sang Kolonel Pemeriksa Para Pelaku Gestapu PKI

Тамерлан МОГ ДОБИТЬ ОСМАНОВ… НО НЕ СТАЛ!!!

Тамерлан МОГ ДОБИТЬ ОСМАНОВ… НО НЕ СТАЛ!!!

Kisah Prajurit RPKAD Marah Setelah Mendengar Ocehan Penculik Para Jenderal 

Kisah Prajurit RPKAD Marah Setelah Mendengar Ocehan Penculik Para Jenderal 

DI DEPAN MATA SAYA MEREKA KEHILANGAN NYAWA!! KONFLIK PKI DENGAN UMAT ISLAM W/ PROF ANHAR GONGGONG

DI DEPAN MATA SAYA MEREKA KEHILANGAN NYAWA!! KONFLIK PKI DENGAN UMAT ISLAM W/ PROF ANHAR GONGGONG

🔴SATU-SATUNYA Saksi Hidup G30S/PKI Ceritakan Betapa Menyeramkannya Lubang Buaya

🔴SATU-SATUNYA Saksi Hidup G30S/PKI Ceritakan Betapa Menyeramkannya Lubang Buaya

KOMANDAN PASUKAN PENCULIK JENDERAL YANG HILANG MISTERIUS

KOMANDAN PASUKAN PENCULIK JENDERAL YANG HILANG MISTERIUS

DETIK-DETIK MENEGANGKAN SAAT PRABOWO DICOPOT SEBAGAI PANGKOSTRAD

DETIK-DETIK MENEGANGKAN SAAT PRABOWO DICOPOT SEBAGAI PANGKOSTRAD

Он добивал дочерей штыком и хвастался 34 года… что кричал палач Романовых перед смертью?

Он добивал дочерей штыком и хвастался 34 года… что кричал палач Романовых перед смертью?

LETTU DOEL ARIEF: PION HILANG DALAM KUDETA 1965? | Tokoh Kunci yang Ditelan Sejarah

LETTU DOEL ARIEF: PION HILANG DALAM KUDETA 1965? | Tokoh Kunci yang Ditelan Sejarah

Mengapa G30S Gagal⁉️Analisa dari Pelaku: Brigjen Soepardjo‼️

Mengapa G30S Gagal⁉️Analisa dari Pelaku: Brigjen Soepardjo‼️

Mahmilub G30S PKI‼️Bongkar Fakta Persidangan dan Vonis Pelaku G30S‼️

Mahmilub G30S PKI‼️Bongkar Fakta Persidangan dan Vonis Pelaku G30S‼️

33 факта про партизан СССР, о которых запрещали писать в газетах.

33 факта про партизан СССР, о которых запрещали писать в газетах.

© 2025 ycliper. Все права защищены.



  • Контакты
  • О нас
  • Политика конфиденциальности



Контакты для правообладателей: [email protected]