Bali di Persimpangan Jalan: Ketika Tri Hita Karana Diuji oleh Beton dan Turis
Автор: Belajar Bareng
Загружено: 2026-02-09
Просмотров: 10
Описание:
Kalau dengar kata Bali, pasti yang terbayang pantai indah dan pura megah. Tapi, pernah nggak sih kamu melihat lebih dalam? Di balik citra "surga dunia" ini, ternyata ada ketegangan besar yang sedang terjadi: pertarungan antara tradisi vs modernitas, dan alam vs beton.
Dalam video ini, kita akan membedah realitas rumit Pulau Dewata. Kita melihat data mengejutkan di mana 80% ekonomi didominasi pariwisata, tapi sektor pertanianlah yang menopang kehidupan 1/4 penduduknya.
Kita juga akan menelusuri bagaimana filosofi hidup Tri Hita Karana (keseimbangan Tuhan, Manusia, Alam) kini sedang diuji habis-habisan oleh krisis air (200 sungai mengering!) dan 1,2 juta ton sampah per tahun. Apakah rencana Bandara Bali Utara dan kearifan lokal seperti awig-awig bisa menyelamatkan masa depan Bali? Simak analisis lengkapnya!
⏳ Timestamps (Poin Penting)
[00:00:00] Intro: Realitas di Balik Kartu Pos Bali
[00:01:13] Dualitas Ekonomi: Pariwisata Raksasa vs Pertanian Penopang Hidup
[00:02:19] Filosofi Tri Hita Karana: DNA Budaya Bali
[00:03:12] Subak: Bukti Fisik Keseimbangan yang Diakui UNESCO
[00:03:45] Retakan di Surga: Krisis Air & Sampah 1,2 Juta Ton
[00:05:02] Solusi Masa Depan: Bandara Bali Utara & Pemerataan Ekonomi
[00:06:01] Harapan dari Bawah: Awig-Awig & Desa Penglipuran
[00:06:16] Kesimpulan: Menemukan Kembali Harmoni
Menurutmu, apakah Bali sudah terlalu padat turis (overtourism)? Dan apa solusi terbaik biar alam Bali tetap lestari? Diskusi yuk di kolom komentar! Jangan lupa LIKE dan SUBSCRIBE untuk analisis mendalam lainnya!
#Bali #PulauDewata #TriHitaKarana #LingkunganHidup #PariwisataIndonesia #Overtourism #Subak #BudayaBali #EkonomiBali #TravelDocumentary
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: