🔴 Kemegahan Arsitektur Kubah “Surban” Masjid Negara IKN Nusantara
Автор: TribunAmbon News
Загружено: 2026-03-10
Просмотров: 238
Описание:
Di atas lahan seluas 3,2 hektare di jantung Ibu Kota Nusantara, berdiri megah Masjid Negara IKN Nusantara.
Bangunan seluas 61.596 meter persegi itu bukan sekadar tempat beribadah, melainkan narasi visual tentang bagaimana Indonesia menempatkan spiritualitas tepat di pusat denyut pemerintahan barunya.
Dari kejauhan, siluet masjid ini tampak berbeda dari kebanyakan masjid di Indonesia.
Tidak ada kubah setengah bola yang lazim ditemui. Sebagai gantinya, bentangan atap berlipat-lipat melingkar membentuk komposisi menyerupai surban, simbol yang sarat makna religius sekaligus kultural.
Lipatan itu seolah bergerak, menciptakan kesan dinamis, selaras dengan semangat IKN sebagai kota masa depan.
Kapasitasnya pun mencerminkan visi besar tersebut. Secara keseluruhan, masjid ini mampu menampung hingga 65.000 jemaah.
Ruang-ruang luas di dalamnya dirancang untuk menghadirkan pengalaman spiritual yang khusyuk sekaligus inklusif, terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Mengusung konsep smart forest city, kawasan masjid dikelilingi embung atau area retensi air.
Lanskap ini membuat bangunan tampak seperti terapung di atas permukaan air, menghadirkan suasana teduh dan reflektif.
Air, pepohonan, dan arsitektur berpadu dalam harmoni, mempertegas pesan bahwa pembangunan dan kelestarian alam dapat berjalan beriringan.
Menara setinggi 99 meter menjulang anggun di sisi kompleks masjid. Angka itu melambangkan Asmaul Husna, 99 nama baik Allah.
Tak hanya berfungsi sebagai tempat pengeras suara azan, menara tersebut juga dilengkapi gardu pandang yang memungkinkan pengunjung menyaksikan panorama IKN dari ketinggian.
Dari sana, bentang hutan dan lanskap kota baru terlihat menyatu dalam cakrawala.
Komitmen terhadap keberlanjutan tercermin dalam berbagai fitur ramah lingkungan.
Sistem ventilasi alami memanfaatkan embusan angin dari hutan sekitar, sehingga sirkulasi udara tetap terjaga tanpa bergantung penuh pada pendingin buatan.
Celah-celah geometris di atap memaksimalkan pencahayaan alami, menciptakan permainan cahaya yang berubah seiring perjalanan matahari.
Air bekas wudu pun tidak terbuang sia-sia; melalui sistem daur ulang, air tersebut dimanfaatkan kembali untuk menyiram taman di sekitar masjid.
Program: Ngabuburit Asyik
Video Editor Magang: Siti Saria Rumodar
Website https://ambon.tribunnews.com/
Twitter https://x.com/TribunAmbon_
Facebook / tribunambon
Instagram / tribunambon
TikTok / tribunambon
#TribunAmbon #TribunNews #BeritaAmbon #AmbonTerkini #MalukuTerkini #Viral #BeritaViral
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: