Sejarah Kemaharajaan Majapahit (1293-1527)
Автор: Lazardi Wong Jogja
Загружено: 2018-02-24
Просмотров: 165357
Описание:
Perjalanan sejarah Kemaharajaan Majapahit setiap tahun (1293-1527). Dari awal berdirinya pasca invasi bangsa Mongol, masa kebangkitannya yang singkat sebagai penguasa lautan Nusantara, hingga keruntuhannya di awal abad ke-16.
Saya mengharapkan adanya kritik dan koreksi karena video ini tentunya belum sepenuhnya akurat dan masih mengandung kesalahan.
Sekiranya bermanfaat, silahkan klik like untuk menyukai dan subscribe untuk berlangganan channel ini! Ke depannya saya akan unggah lebih banyak video semacam ini! Trims! :)
------
Kronologi peristiwa:
Masa Pemerintahan Raden WIjaya / Kertarajasa Jayawardhana (1293-1309):
1293 - Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit, setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri (Daha) pimpinan Jayakatwang melalui bantuan pasukan Mongol-Cina dari Kekaisaran Yuan yang datang untuk menghukum Raja Jawa sebelumnya, Kertanegara, penguasa terakhir Singhasari. Melalui suatu siasat licik, Wijaya dan pengikutnya kemudian balik menyerang pasukan Yuan yang berkemah di Ujunggaluh (Surabaya) dan sukses mengusir mereka dari Pulau Jawa. Wijaya naik tahta dengan gelar 'Kertarajasa Jayawardhana Anantawikramottunggadewa'. Ia melantik sahabatnya, Nambi sebagai 'Mahapatih Amangkubhumi' (Perdana Menteri). Sebagai penguasa Jawa yang baru, Wijaya mewarisi wilayah kekuasaan pendahulunya (Kerajaan Singhasari), termasuk beberapa vasal (negara bawahan) di Sumatra (Dharmasraya, Kampar), Kalimantan (Tanjungpura, Kendawangan, Kotawaringin, Sampit), dan Sulawesi (Banggai). Sementara itu, kekuasaan Kerajaan Majapahit di Pulau Jawa sendiri dibagi menjadi 23 wilayah kadipaten (Mancanegara): Paguhan, Kembang Jenar, Kalinggapura, Mataram, Pajang, Pandansalas, Lasem, Jagaraga, Wengker, Kertabhumi, Matahun, Kabalan, Tuban, Kahuripan, Trowulan, Daha, Keling, Lodaya, Singhapura, Tumapel, Pamotan, Pakembangan, dan Lumajang. Kecuali Trowulan yang diperintah langsung oleh Maharaja, semua daerah ini masing-masing diperintah oleh seorang Bhre (Adipati).
1294 - Penyerangan ke Sambas. Mustika Bintang, sebuah meteor bercahaya seukuran buah kelapa jatuh di Kerajaan Sambas di Kalimantan Barat. Benda ini dianggap sebagai benda keramat yang dipercaya membawa banyak keberuntungan. Meteor ini pun disimpan oleh Raden Janur, penguasa Sambas. Mendengar hal itu, Wijaya mengirimkan pasukan ke Sambas untuk meminta benda tersebut. Sambas tak bersedia menyerahkannya, sehingga pecahlah pertempuran, yang dimenangkan pihak Majapahit. Raden Janur melarikan diri ke hutan sambil membawa Mustika Bintang dan tak diketahui lagi nasibnya. Sambas yang kehilangan Raja pun otomatis jatuh ke dalam kekuasaan Majapahit. Sejak tahun ini pulalah, dimulainya pemerintahan orang Jawa terhadap Kerajaan Sambas, yang akan berlangsung hingga tahun 1631. Prasasti Kudadu. Inskripsi yang dibuat oleh Wijaya kepada seorang kepala desa bernama Rama Kudadu yang telah membantu menyelamatkannya dari kejaran pasukan Kediri.
1295 - Pemberontakan Ranggalawe. Bhre Tuban, Ranggalawe, dituduh berkhianat oleh Wijaya akibat hasutan Halayudha, seorang licik yang berambisi menjadi Mahapatih Majapahit. Ia tewas dibunuh oleh Kebo Anabrang (Adwayawarman?), Laksamana Angkatan Laut Singhasari yang mengabdi pada Majapahit. Sang Laksamana kemudian ganti dibunuh oleh Lembu Sora, Bhre Daha dan paman Ranggalawe. Ayah Ranggalawe, Arya Wiraraja marah dan meminta Wijaya menagih janjinya, yakni membagi Jawa menjadi dua negara: Majapahit di barat dan Lumajang di timur. Daerah Lumajang pun merdeka dari Majapahit, dengan Wiraraja sendiri sebagai penguasa kerajaan baru yang juga dikenal dengan nama 'Lamajang Tigang Juru' tersebut.
1296 - Prasasti Sukamerta. Inskripsi oleh Wijaya tentang empat orang putri Kertanegara yang menjadi istri-istrinya, yakni Parameswari Tribhuwaneswari, Mahadewi Narendraduhita, Jayendradewi Prajnaparamita, dan Gayatri Rajapatni.
1298 - Raja Kecik Mambang mendirikan Kerajaan Keritang di Indragiri, Riau sebagai bawahan Majapahit.
1300 - Pemberontakan Sora. Masih karena tipu muslihat Halayudha, kali ini giliran Lembu Sora yang dituduh berkhianat. Ia tewas dibunuh oleh Mahapatih Nambi, kawan seperjuangannya sendiri. Kerajaan Tumasik (Singapura) pimpinan Sang Nila Utama diperkirakan merebut seluruh kekuasaan dan vasal Majapahit di Kalimantan (Borneo).
1301 - Kerajaan Aru Barumun dari Simalungun (Sumatra Utara) menyerang Kampar dan berhasil merebutnya dari Majapahit.
Untuk selengkapnya, silahkan kunjungi link berikut ini: http://alanqasaharica.blogspot.co.id/...
------
Musik:
'Gending Majapahit' (oleh Raden Agung Hermawan Fitrianto): • Gending Majapahit
Gambar ilustrasi:
'Kejayaan Majapahit' oleh Istigno Kartodidjojo (gambar pembuka)
Ilustrasi para raja oleh Wacana Nusantara (http://www.wacana.co)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: