Iran Hantam Puluhan Radar Pertahanan Milik AS di Timur Tengah, Rudal Teheran Tak Lagi Bisa Dideteksi
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-03-08
Просмотров: 15412
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Iran menghantam sistem radar milik pasukan pertahanan udara AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas radar penting, membuat pertahanan AS buta untuk melacak rudal yang datang.
Serangan ini dilaporkan dilakukan sebagai balasan atas rangkaian pengeboman yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran.
Sejumlah radar, sistem komunikasi dan instalasi pertahanan udara dilaporkan terdampak di beberapa negara kawasan Teluk.
Menurut pejabat AS, analis militer, dan citra satelit komersial, serangan Iran menghantam radar-radar di Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi.
Iran juga dilaporkan menggunakan drone serang satu arah seperti Shahed dalam operasi tersebut.
Drone jenis ini relatif murah dibandingkan rudal canggih yang biasanya digunakan sistem pertahanan udara Amerika Serikat.
Akan tetapi, dalam beberapa hari terakhir Iran menembakkan lebih sedikit rudal dibandingkan sebelumnya.
Merespons serangan itu, Juru Bicara Komando Pusat AS (Centcom) mengklaim, militer AS berada dalam kemampuan tempur penuh, meski serangan terhadap sistem radar dilakukan.
Washington juga memperkuat pertahanan di kawasan dengan mengirim lebih banyak peralatan militer dan pencegat rudal.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat menyatakan kemampuan Iran untuk melancarkan serangan telah menurun.
Amerika Serikat dan para sekutunya mengandalkan jaringan sistem pertahanan udara seperti THAAD dan Patriot untuk menembak jatuh rudal, drone, dan roket yang diluncurkan oleh Iran maupun milisi sekutunya.
Perisai udara tersebut sangat bergantung pada radar untuk mendeteksi ancaman yang datang.
Salah satu serangan paling signifikan menghantam radar peringatan dini AN/FPS-132 di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, pangkalan militer terbesar Amerika Serikat di Timur Tengah.
Citra satelit dan konfirmasi pejabat AS menunjukkan, radar tersebut rusak sehingga menghambat kemampuannya untuk berfungsi. (Tribun-Video.com)
https://www.jpost.com/defense-and-tec...
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: Tri Hantoro
#viory
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: