Mantan Panglima OPM Serahkan 6 Pucuk Senjata api ke Pangdam XVII/Cenderawasih
Автор: Papua Channel
Загружено: 2023-05-01
Просмотров: 11362
Описание:
PAPUA CHANNEL : Sahabat Papua Channel, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Papua Channel, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Ppaua. Subscriber Channel ini untuk terus melihat perkembangan dan mendapatkan video dari kami, dari Papua Ufuk Timur Indonesia, terimakasih.
Mantan panglima tinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM), Lambert Pekikir menyerahkan enam puncuk senjata api kepada Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. Penyerahan senjata itu dilakukan pada 1 Mei 2023 yang diperingati sebagai hari kembalinya Papua Barat ke NKRI.
"Senjata api dan amunisi ini kami serahkan ke TNI sebagai bukti bahwa saat ini sudah tidak ada lagi aksi kekerasan di Keerom. Saya harap generasi muda saat ini tidak lagi mengangkat senjata dan melakukan aksi kekerasan, tapi mari bersatu untuk membangun Keerom dan Papua agar kita orang Papua bisa maju dan Sejahtera,” kata Lambert Pekikir di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (1/5).
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen. TNI. Muhammad Saleh Mustafa mengatakan, penyerahan senjata api dan amunisi tersebut merupakan hasil penggalangan dan pendekatan yang dilakukan oleh Personil TNI di Kabupaten Keerom.
Lanjut Pangdam, penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh dua orang mantan kombatan kelompok yang berseberangan dengan NKRI, sehingga hal ini membuktikan bahwa masyarakat Keerom sudah sadar tentang pentingnya perdamaian dan keamanan, sebab tanpa kedamaian dan keamanan, hal ini akan menghambat proses pembangunan di daerah, yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil di lapangan.
Pangdam berharap, penyerahan senjata api dan amunisi di Kabupaten Keerom ini harus diikuti oleh kelompok kelompok lainya di Papua, dan dengan demikian impian untuk mewujudkan tanah Papua yang damai bisa terwujud, dan pembangunan pun bisa berjalan dengan lebih baik, aman dan lancar.
“Senjata api ini adalah hasil penggalangan dari masyarakat, sehingga ini semakin membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya kepada TNI. Kepada kelompok kelompok lain saya meminta agar bisa melakukan hal yang sama agar bisa mengurangi berbagai bentuk kekerasan di tengah masyarakat, sekaligus untuk menjaga keamanan dalam rangka mendukung pembangunan di daerah-daerah,” jelas Pangdam.
Di Kesempatan yang sama, Bupati Keerom, Piter Gusbager menegaskan, masyarakat Kabupaten Keerom sudah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan perdamaian, dan dengan adanya penyerahan senjata api ini, semakin menegaskan komitmen masyarakat Keerom yang menolak adanya aksi kekerasan, sebab saat ini masyarakat Keerom akan lebih fokus pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
“Di Keerom masyarakat sudah mendeklarasikan kesepakatan damai, jadi tidak boleh lagi ada kekerasan bersenjata, karena kami mau kabupaten ini dibangun untuk masa depan orang keerom yang lebih baik lagi kedepan,” tegas Bupati Keerom.
Piter Gusbager, mengatakan kini daerah itu merupakan wilayah yang damai. Apalagi masyarakat adat setempat juga telah menolak kekerasan bersenjata.
"Ini menandakan bahwa kami mau membangun Kabupaten Keerom lebih baik dan masyarakat bisa hidup aman dan nyaman," katanya.
Menurut dia, kesepakatan damai di daerah itu juga tercapai. Karena generasi muda di daerah itu ingin menatap masa depan yang lebih cerah. "Kami tidak mau situasi yang dahulu terjadi lagi di masa mendatang sehingga anak-anak di Kabupaten Keerom bisa mewujudkan cita-cita yang mereka impikan," ujarnya #papuaindonesia #papuachannel #papuanegeriku
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: