Viral! Masjid Raya Makassar Dibanjiri Gen Z di Malam Itikaf, Pengurus Takjub: Ini Fenomena Baru
Автор: Tribun Timur Viral
Загружено: 2026-03-14
Просмотров: 91
Описание:
#tribuntimur #tribunviral #gen_z #makassar #tidakketinggalan #berburu #lailatulqadar
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada fenomena baru di momen Itikaf 10 terakhir ramadan di Masjid Raya Makassar, Sulawesi Selatan.
Dominasi jamaah usia millenial atau gen Y (kelahiran 1981-1996), kini mulai diimbangi oleh antusiasme jamaah dari kalangan gen z (usia 14-29 tahun)
Antusiasme gen z mengikuti ibadah salat lail dalam meningkat drastis di banding ramadan sebelumnya.
Terlihat dalam hari pertama Itikaf di masjid yang berlokasi di Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ini.
Sekretaris Yayasan Pengurus Masjid Raya Makassar, Irfan Sanusi Baco mengatakan, di hari pertama Itikaf, Rabu (11/3/2026) dini hari, seluruh shaf terisi penuh.
Baik di lantai dasar untuk jamaah perempuan, maupun lantai dua untuk jamaah laki-laki.
"Hari pertama Itikaf kemarin, itu ada sekitar 10 ribu jamaah yang hadir," ucap Irfan Sanusi ditemui di kantornya, Rabu (11/3/2026) malam atau jelang pelaksanaan hari kedua Itikaf, Kamis (12/3/2026) dini hari.
Dari 10 ribu jamaah yang hadir, lanjut Irfan, nyaris separuh diantaranya itu berasal dari usia gen z.
"Dari 10 ribu jamaah itu, sekitar 40 persen lebih itu dari usia gen z. Saya juga takjub melihat fenomena ini," ujarnya.
Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 13.912 meter persegi ini, memang berkapasitas 10 ribu jamaah.
Menurutnya, ini fenomena baru dalam pelaksanaan ibadah Itikaf di momen ramadan 1447 Hijriah kali ini.
Pasalnya, pada ramadan-ramadan sebelumnya, kata Irfan, jamaah didominasi generasi millenial atau gen Y (lahir 1981-1996).
"Saya rasa ini fenomena baru, karena tahun-tahun sebelumnya tidak sebanyak ini gen z yang hadir untuk Itikaf," kata putra mendiang AGH KH Sanusi Baco ini.
Rangkaian Itikaf di Masjid Raya Makassar, diawali dengan salat tahajjud delapan rakaat.
Salat tahajjud ini dipimpin dua imam asal Mesir. Yaitu Syekh Muhammad Ashraf Ibrahim Ali Ahmad Abdel Jawad dan Syek Mohammed Ahmed Ahmed Al Syayed.
Keduanya memimpin jamaah salat tahajjud, masing-masing empat rakaat.
Irfan Sanusi yang turut ikut dalam pelaksanaan salat lail di malam pertama Itikaf ini, mengaku takjub dengan suara merdu dari sang imam asal Mesir itu.
"Kita larut meski ayat yang dibacakan panjang, itu tidak terasa karena memang merdu lantunannya," ucapnya.
Setelah salat tahajjud, rangkaian ibadah itikaf dilanjutkan dengan salat tasbih.
Setelah itu, dilanjutkan dengan salat sunnah hajat, salat sunnah taubat lalu diakhir dengan salat witir.
Pantauan Tribun pukul 22.34 atau 2 jam sebelum pelaksanaan Itikaf kedua Kamis (12/3/2026) pada pukul 01.00 Wita, sejumlah gen z sudah mulai berdatangan.
Salah satunya, Aras (18) siswa kelas 3 SMA Negeri 2 Makassar.
Di hari kedua Itikaf ini, Aras hadir bersama gurunya, Faisal Akbar (40).
"Kemarin (hari pertama) saya juga ikut. Dan Alhamdulillah hari ini kembali salat Itikaf," ujar Aras.
Ia mengaku sudah beberapa tahun terakhir rutin mengikuti itikaf di Masjid Raya Makassar.
Dan dengan suasana masjid yang bersih dan luas, Aras mengaku lebih khusyuk dalam beribadah.
"Apalagi imam Masjid Raya sampai lima hari ke depan, itu berasal dari Negara Mesir," ucap gen z kelahiran 2007-2008 ini.
"Jadi tentunya bacaan-bacaan Alquran yang dilantunkan pada saat ibadah sangat membawa suasana lebih tenang," tambahnya.
Aras memilih Itikaf di Masjid Raya Makassar karena merasa nyaman dengan fasilitas ibadah yang memadai.
"Biasanya juga untuk kita yang menunggu sampai adzan subuh, biasa ada sahurnya dari donatur dan dari Masjid Raya sehingga kita tidak perlu keluar lagi cari makan," sebutnya.
Masjid Raya Makassar sendiri di momen Itikaf ini, menyiapkan 200 menu sahur tiap harinya.
Jumlah yang disiapkan, tentu jauh dari total keseluruhan jamaah yang hadir.
Olehnya, itu pengurus Yayasan Masjid Raya Makassar sangat terbuka bagi para dermawan yang ingin membawa menu sahur.
Gen z lainnya yang hadir lebih awal di malam kedua Itikaf ini, adalah Fauzan (21) mahasiswa Unhas.
Ia hadir bersama sembilan orang temannya demi merasakan Itikaf hari kedua di Masjid Raya Makassar.
"Untuk sementara kita tiga orang, tapi ada teman-teman lain nyusul tujuh orang," katanya
Hari Itikaf kedua ini, menjadi pengalaman pertama bagi Fauzan di Masjid Raya Makassar pada ramadan tahun ini.
"Itikaf pertama kemarin saya di masjid dekat rumah, jadi ini pertama di Masjid Raya," ucap mahasiswa semester 8 ini.
Reporter : Muslimin emba
Narator : Rasni Gani
Editor Video : Sanovra J. R
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: