Potret Haru Siswa SD di Aceh Tamiang Belajar di Atas Terpal Usai Sekolah Terdampak Banjir Bandang
Автор: LOCAL EXPERIENCE
Загружено: 2026-01-05
Просмотров: 2636
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Lantai kelas yang biasanya dipenuhi deretan meja dan kursi kini berganti terpal plastik berwarna kusam. Di atas alas seadanya itu, sejumlah siswa SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, duduk bersila sambil menyimak pelajaran dari gurunya.
Pemandangan ini menjadi potret pilu hari pertama masuk sekolah semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, Senin (5/1/2026), setelah sekolah mereka terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Dalam foto yang dibagikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin sore, ruang kelas tampak belum sepenuhnya pulih. Dinding masih kotor, bekas rendaman air dan lumpur terlihat jelas, sementara fasilitas belajar seperti meja dan kursi belum dapat digunakan.
Para siswa mengenakan pakaian bebas dan duduk lesehan bersama seorang guru perempuan yang tetap setia mengajar di tengah keterbatasan.
Di luar bangunan sekolah, suasana tak kalah memprihatinkan dan menggambarkan kondisi pascabencana. Sejumlah prajurit TNI terlihat mencangkul dan membersihkan lumpur yang masih berserakan di sekitar halaman sekolah, menandakan proses pemulihan masih terus berlangsung.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa meskipun kegiatan belajar mengajar telah dimulai, kondisi sekolah-sekolah di wilayah terdampak banjir belum sepenuhnya kembali normal.
“Sejumlah fasilitas pendidikan masih terdampak banjir, seperti meja dan kursi yang rusak serta ruang kelas yang belum sepenuhnya bersih,” kata Abdul Muhari.
Ia menambahkan, untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan dengan sarana seadanya, termasuk penggunaan terpal sebagai alas belajar. Selain itu, belum semua siswa dapat kembali bersekolah karena sebagian masih mengungsi bersama keluarganya di luar daerah.
Pada hari pertama masuk sekolah, kegiatan belajar tidak langsung diisi dengan pelajaran formal. Guru dan siswa mengawali hari dengan sesi berbagi cerita, sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk menuturkan pengalaman mereka selama menghadapi bencana.
“Anak-anak menyampaikan pengalaman mereka selama masa terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Ini menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial,” ujar Abdul Muhari.
Di tengah keterbatasan, suasana kebersamaan tetap terasa. Saat waktu istirahat tiba, para guru memastikan seluruh siswa dapat menikmati waktu makan bersama. Bekal pun dibagi rata, termasuk kepada siswa yang datang ke sekolah tanpa membawa makanan dari rumah.
“Kondisi di SD Negeri 1 Karang Baru merupakan gambaran proses pemulihan sektor pendidikan yang sedang berlangsung di Provinsi Aceh,” jelas Abdul Muhari.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tercatat 2.756 satuan pendidikan di Aceh terdampak banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 2.226 sekolah telah kembali beroperasi, meskipun sebagian besar masih berada dalam tahap pemulihan.
Pemerintah pusat dan daerah terus melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan, mulai dari pembersihan material sisa banjir dan longsor, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Hingga saat ini, bantuan yang telah disalurkan untuk sektor pendidikan di Aceh meliputi 15.500 paket perlengkapan dan peralatan sekolah (school kit), 78 unit tenda darurat untuk ruang kelas, serta 100 unit ruang kelas darurat.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan dana operasional pendidikan darurat sebesar Rp11,3 miliar, dana dukungan psikososial sebesar Rp300 juta, serta menyalurkan 90 ribu buku pelajaran.
“Kemendikdasmen juga memberikan tunjangan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana di Aceh,” ujar Abdul Muhari.
Tunjangan tersebut mencakup pendidikan anak usia dini sebesar Rp758 juta untuk 379 sasaran, pendidikan dasar sebesar Rp8,2 miliar untuk 4.098 sasaran, serta pendidikan menengah sebesar Rp6,7 miliar untuk 3.381 sasaran.
Baca selengkapnya di Tribunnews.com dengan judul Belajar di Atas Terpal Plastik Kusam, Potret Haru Siswa SD di Aceh Tamiang Usai Banjir Bandang, https://www.tribunnews.com/nasional/7....
Program: Local Experience
Editor: Faiz Fadhilah
#localexperience #banjiraceh #banjirsumatera #bencanaalam #pascabanjir #korbanbanjir #beritaterkini #indonesia #shortvideo
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: