“Bahtera Kesabaran II"
Автор: muhammad hasbi
Загружено: 2026-02-21
Просмотров: 32
Описание:
“Bahtera Kesabaran II" : Lagu ini mengisahkan perjuangan dakwah Nabi Nuh, sang pembawa cahaya tauhid di tengah gelapnya kesesatan. Selama lebih dari sembilan ratus tahun beliau menyeru kaumnya dengan sabar—siang dan malam—meski ejekan, penolakan, bahkan pengkhianatan datang dari orang-orang terdekatnya.
Bahtera yang dibangunnya bukan sekadar kapal dari kayu, tetapi simbol kesabaran, keyakinan, dan ketaatan total kepada Allah. Di tengah badai dan air bah, iman menjadi satu-satunya pegangan. Kisah ini mengajarkan bahwa hidayah adalah milik Ilahi, bahwa darah dan cinta tak menjamin keselamatan tanpa iman, dan bahwa kesetiaan di jalan Tuhan tak pernah sia-sia.
Sebuah lantunan epik tentang sabar, dakwah, pengorbanan, dan kemenangan yang lahir dari ketundukan kepada takdir-Nya.
This song tells the powerful story of Prophet Noah, a messenger of unwavering faith who called his people to monotheism for more than nine hundred years. Through ridicule, rejection, and even betrayal from his own family, he remained steadfast in devotion.
The Ark he built was not merely wood and nails—it was a symbol of patience, certainty, and complete surrender to God. Amid the storm and the great flood, faith became the only anchor. This epic narrative reminds us that guidance belongs to the Divine alone, that lineage cannot replace belief, and that steadfast loyalty to God is never in vain.
A cinematic and emotional tribute to endurance, sacrifice, and the triumph born from faith.
Verse 1
Di tanah sunyi penuh kesesatan,
Berhala berdiri diagungkan zaman,
Engkau datang membawa cahaya,
Menyeru tauhid sepanjang masa.
Siang kau panggil, malam kau doa,
Air mata jatuh dalam sujud setia,
Sembilan ratus tahun lebih engkau bertahan,
Di jalan Tuhan tak pernah goyah iman.
Pre-Chorus
Namun telinga mereka tertutup rapat,
Hati mereka keras membatu,
Kau tetap berseru dengan lembut,
“Wahai kaumku, kembali pada Tuhanmu.”
Chorus
Wahai Nuh, bahtera kesabaran,
Di tengah badai ejekan dan cemoohan,
Kau bangun kapal dengan keyakinan,
Saat dunia menertawakan.
Wahai Nuh, hamba pilihan,
Teguh meski hati terluka dalam,
Imanmu tegak bagai karang,
Di lautan ujian dan pengkhianatan.
Verse 2
Tanganmu membelah kayu di padang,
Di bawah langit yang kering dan terang,
Mereka berkata, “Di mana lautmu?”
Kau jawab, “Tuhanku Maha Tahu.”
Istri yang seharusnya mendampingi,
Anak yang tumbuh dalam dekapan ini,
Namun iman tak bisa diwarisi,
Hidayah hanya milik Ilahi.
Pre-Chorus 2
“Wahai anakku, naiklah bersamaku,”
Seruan ayah penuh haru,
Namun ia memilih gunung yang semu,
Dan ombak pun menelan pilu.
Chorus
Wahai Nuh, bahtera kesabaran,
Di tengah badai dan air bah Tuhan,
Kau selamatkan iman yang bertahan,
Dalam kapal penuh harapan.
Wahai Nuh, jiwa yang lapang,
Meski keluarga tenggelam dalam gelombang,
Kau tetap tunduk pada keputusan,
Takdir Tuhan penuh kebijaksanaan.
Bridge (Emosional – Perlahan)
Bukan darah yang menyelamatkan,
Bukan cinta yang menentukan,
Hanya iman jadi pegangan,
Di hadapan Rabb semesta alam.
Air bah surut, bumi pun tenang,
Bahtera berlabuh membawa terang,
Dari air lahir peradaban,
Dari sabar tumbuh kemenangan.
Final Chorus (Lebih Besar & Kolosal)
Wahai Nuh, teladan zaman,
Sabar panjang sepanjang kehidupan,
Dakwahmu jadi pelajaran,
Bahwa setia tak sia-sia di sisi Tuhan.
Wahai Nuh, nabi mulia,
Namamu abadi dalam doa,
Bahtera itu bukan sekadar kayu,
Tapi iman yang tak pernah layu.
#WahaiNuh
#KisahNabi
#NabiNuh
#BahteraKesabaran
#LaguIslami
#DakwahTauhid
#InspirasiIman
#SyiarIslam
#LaguReligi
#SabarDanIman
#ProphetNoah
#NoahStory
#ArkOfFaith
#IslamicNasheed
#FaithAndPatience
#QuranicStory
#SpiritualSong
#EpicIslamic
#DivineWisdom
#Monotheism
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: