Uji Sampel Rawon & Telur Asin ke Surabaya. Puluhan Santri di Jombang Keracunan usai Berbuka Puasa
Автор: Harian Surya
Загружено: 2026-03-05
Просмотров: 603
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Aparat kepolisian bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang masih menelusuri penyebab puluhan santri Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, yang mengalami keluhan kesehatan setelah berbuka puasa.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga pada Kamis (5/3/2026) malam. Sejumlah santri diketahui mengalami gejala mual dan muntah tidak lama setelah menyantap hidangan berbuka di lingkungan pondok pesantren.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjelaskan, dari laporan yang diterima, total 31 santri sempat mendapatkan penanganan medis di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.
"Para santri mengeluhkan mual dan muntah setelah berbuka puasa. Sebanyak 31 orang sempat dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan," ucapnya saat dikonfirmasi awak media termasuk Tribunjatim.com di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mojoagung Jombang.
Untuk mengungkap penyebab pasti, polisi bersama tim kesehatan langsung mengamankan sejumlah sampel makanan yang dikonsumsi para santri. Sampel tersebut meliputi nasi rawon beserta kuahnya, telur asin, hingga muntahan pasien.
Seluruh sampel itu kemudian disiapkan untuk diuji lebih lanjut di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
"Pemeriksaan laboratorium diperlukan agar penyebab kejadian ini dapat diketahui secara ilmiah," ujar Ardi.
Ia menambahkan, hasil uji cepat yang telah dilakukan terhadap beberapa sampel makanan belum menemukan indikasi adanya zat kimia berbahaya.
"Rapid test sementara tidak menunjukkan adanya kandungan bahan berbahaya seperti formalin, sianida, nitrat maupun arsenik," katanya.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat menarik kesimpulan mengenai sumber pasti dugaan keracunan tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung sembari menunggu hasil uji laboratorium lanjutan.
Dalam proses penyelidikan, petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah santri terkait makanan yang mereka konsumsi sebelum munculnya gejala.
"Ada yang hanya makan rawon, ada yang hanya telur asin, dan ada juga yang mengonsumsi keduanya. Namun beberapa tetap mengalami keluhan, sehingga masih kami telusuri lebih jauh," ungkapnya.
Sementara itu, kondisi para santri yang sebelumnya dirawat dilaporkan terus membaik. Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.
"Yang masih berada di IGD tinggal tujuh orang, terdiri dari satu santri laki-laki dan enam santri perempuan. Kondisinya stabil dan sudah bisa berkomunikasi," tambah Ardi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dr. Hexawan Tjahja Widada memastikan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis secara optimal.
Menurutnya, selain sampel makanan dan muntahan pasien, tim kesehatan juga mengambil sampel air dari lingkungan pondok untuk diuji di laboratorium.
"Pemeriksaan akan mencakup uji mikrobiologi untuk memastikan sumber penyebabnya," bebernya saat dikonfirmasi di lokasi.
Ia menjelaskan, proses analisis laboratorium membutuhkan waktu cukup lama agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat.
"Untuk uji laboratorium, termasuk kultur bakteri, biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 hari sebelum hasilnya bisa dipastikan," pungkasnya Hexawan.
Jangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!
https://whatsapp.com/channel/0029VaUt...
Video & Reporter : Anggit Pujie Widodo
Editor Video : Ahmad Zaimul Haq
WEBSITE:
http://surabaya.tribunnews.com/
Instagram:
/ suryaonline
Facebook:
/ suryaonline
YOUTUBE
/ @tribunnewssurya
#TribunnewsSURYA
#hariansurya
#suryaonline
#jawatimur
#jatim
#jombang
#mojoagung
#santri
#keracunan
#santrikeracunan
#mbg
#makanbergizigratis
#polresjombang
#dinkesjombang
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: