Kementerian Luar Negeri Rusia Ultimatum Amerika Serikat, Minta Trump Segera Pulangkan Pelaut Mereka
Автор: Tribun Pekanbaru Official
Загружено: 2026-01-08
Просмотров: 3111
Описание:
#rino
Video Editor : Rino Syahril
Rusia merespon tindakan bar bar Amerika Serikat yang menyita kapal tanker Marinera, atau Bella 1 milik mereka.
Vladimir Putin melalui Kementerian Luar Negeri Rusia mengultimatum Amerika Serikat untuk segera memulangkan para pelaut yang mereka tangkap di kapal Tanker tersebut.
Kementerian Transportasi Rusia telah mengkonfirmasi bahwa kapal tanker minyak Marinera telah ditangkap oleh militer Amerika Serikat.
Sebelumnya pada hari Rabu, Komando Eropa Amerika Serikat mengumumkan telah mengambil alih kapal tersebut, yang sebelumnya bernama Bella 1, karena dugaan pelanggaran sanksi AS.
Kementerian Transportasi Rusia menyatakan bahwa kapal tanker tersebut dinaiki oleh personel militer AS di laut lepas di luar perairan teritorial negara mana pun, dan kontak dengan kapal tersebut terputus.
“Pada tanggal 24 Desember 2025, Marinera menerima izin sementara untuk mengibarkan bendera Rusia, yang dikeluarkan sesuai dengan hukum Rusia dan internasional,” kata kementerian tersebut, seperti diberitakan Rusia Today.
Kementerian Luar Negeri menambahkan bahwa serangan terhadap kapal itu melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut, yang menjamin kebebasan navigasi di perairan internasional.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan telah memantau dengan cermat situasi di sekitar kapal tanker tersebut.
Warga negara Rusia diyakini berada di antara awak kapal, Kemenlu Rusia, mendesak AS untuk memastikan perlakuan manusiawi dan bermartabat terhadap para pelaut yang ditangkap dan untuk memungkinkan mereka kembali ke rumah secepat mungkin.
Kapal tanker itu pertama kali menjadi sasaran AS akhir tahun lalu setelah dilaporkan mencoba mendekati Venezuela.
Penangkapan dan penyitaan kapal tanker tersebut diambil oleh Departemen Kehakiman AS dan Departemen Keamanan Dalam Negeri berkoordinasi dengan militer, demikian diumumkan oleh Komando Eropa AS.
“Kapal itu disita di Atlantik Utara berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan oleh pengadilan federal AS setelah dilacak oleh USCGC Munro,” demikian pernyataan yang dirilis Amerika Serikat.
Kapal tanker itu pertama kali menjadi sasaran AS setelah dilaporkan mencoba mendekati Venezuela akhir tahun lalu.
Penjaga Pantai AS berusaha menahan kapal tersebut, namun awak kapal menolak untuk mengizinkan orang Amerika naik ke kapal, dan menuju ke Atlantik.
Selama pengejaran, kapal tersebut mengubah namanya dan mengganti benderanya menjadi bendera Rusia.
Sumber Video
X.com/@Sec_Noem
X.com/@Southcom
Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: / @tribunpekanbaruofficial
Facebook: / tribunpekanbarufanspage
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ...
TikTok: / tribunpekanbaru
Instagram: / @tribunpekanbaru
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: