Program Makan Siang & Susu Gratis Bakal Habis Rp 120 Triliun di Tahun Pertama, Begini Penjelasan TKN
Автор: Tribunnews
Загружено: 2024-02-22
Просмотров: 44305
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko menjelaskan soal program makasn siang dan susu gratis.
Pihaknya mengatakan program makan siang dan susu gratis diperkirakan bakal menghabiskan anggaran Rp 120 triliun dalam tahun pertama atau tahun 2025 pemerintahan Prabowo-Gibran.
Budiman mengakui bahwasanya anggaran tahun pertama itu masih jauh target dari pembiayaan awal yang mencapai Rp 450 triliun per tahun.
Nantinya anggaran tersebut akan terus meningkat hingga bisa terealisasi penuh pada 2029.
Saat ditemui awak media pada Kamis (22/2/2024), ia mengungkapkan hal tersebut.
Namun begitu, Budiman tidak merinci berapa anak-anak yang menjadi penerima manfaat makan siang dam susu gratis pada tahun pertama.
Hal yang pasti, dikatakan olehnya, program ini nantinya tidak hanya mengandalkan APBN saja.
Hal itu agar program ini lebih berdampak secara pertumbuhan dan kemandirian ekonomi nasional
Dijelaskan Budiman, Prabowo‐Gibran juga telah merencanakan program ini akan dibangun dengan format kolaborasi para pemangku kepentingan di sektor industri pangan nasional.
Ia menerangkan pembelanjaan hulu, hilirisasi komoditi pangan skala kabupaten, serta konsep collaborative farming yang melibatkan industri pangan nasional akan mewarnai implementasi program makan siang dan susu gratis.
Diperkirakan sekitar 10 ribu desa dari total 74.961 desa bisa dilibatkan memproduksi padi untuk memenuhi kebutuhan program ini.
Lebih lanjut, Budiman mengatakan nantinya ada 20 ribu desa bisa membangun peternakan ayam pedaging dan petelur, penggemukan sapi serta usaha sapi perah.
Selain itu ada 2 ribu desa nelayan yang dapat diandalkan untuk penyediaan ikan segar.
Kemudian ribuan desa lainnya dilibatkan dalam pemenuhan kebutuhan sayur mayur, buah‐buahan hingga bumbu masak untuk penyediaan makan siang gratis.
Di sisi lain, BUMDES atau Badan Usaha Milik Desa, UMKM dan koperasi akan dikonsolidasikan untuk menyusun rantai pasok khusus penyediaan kebutuhan bahan pangan program ini.
Sementara itu, industri besar pangan nasional bisa berperan untuk mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, serta penerapan teknologi pertanian.
Sehingga production spillover yang dihasilkan dapat dinikmati oleh industri pangan tersebut secara efektif dan efisien.
Dengan pendekatan ini, Budiman memperkirakan nantinya akan terjadi penghematan hingga 40‐50 persen.
Yakni dari kebutuhan pembiayaan program dari sumber APBN jika hanya melakukan pembelanjaan hilir.
Sehingga alokasi APBN yang dibutuhkan pada tahun pertama pelaksanaan program ini diperkirakan sekitar Rp50‐60 triliun saja.
Angka kebutuhan APBN sebesar itu tentu dapat dialokasikan oleh Pemerintahan Prabowo‐Gibran dengan relatif mudah melalui efisiensi anggaran dan peningkatan penerimaan negara
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TKN Ungkap Program Makan Siang dan Susu Gratis Bakal Habiskan Rp120 Triliun pada Tahun Pertama.
https://www.tribunnews.com/mata-lokal....
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: