Inovasi Takjil di Ponorogo, Singkong Disulap Jadi Cothot Isi Kurma yang Manis
Автор: TribunMadura Official
Загружено: 2026-02-25
Просмотров: 39
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUNMADURA.COM - Aroma singkong kukus mengepul dari warung Cucur Ceria di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Kali ini menunya tidak sekedar cucur. Namun ada menu baru. Adalah Cothot isi kurma.
Di tangan kreatif Maya Nika Sari, singkong yang biasanya hanya diolah menjadi kolak, kini disulap menjadi cothot isi kurma yang manis dan mengenyangkan.
Menu edisi Ramadan ini hadir sebagai takjil berbeda, memadukan gurihnya ketela dengan manis legit irisan kurma dan taburan gula pasir. Ditambah toping keju atau keju sesuai selera.
Pantauan Tribunjatim Network, cara buat Cothot isi kurma sangat sederhana. Singkong dikukus hingga empuk. Kemudian dihancurkan dan ditambahi vanili.
Pasca itu, dibentuk seperti pastel. Isinya yang biasanya hanya gula pasir, untuk ramadan ini diganti dengan irisan kurma. Agar tak hilang rasa manisnya diberikan gula sedikit.
“Ini awalnya karena ingin membuat menu takjil untuk ramadan. Saya berusaha membuat menu baru apa untuk menu takjil dan puluran yg membedakan dengan yg lain tidak sekedar kolak,” ungkap pembuat Cothot Isi Kurma, Maya Nika Sari, Senin (23/2/2026).
Dia menjelaskan bahwa Cothot isi kurma ini baru diluncurkan sepekan sebelum puasa Ramadan. Walaupun baru sepekan, Maya mengaku setiap hari Cothot isi kurma miliknya terjual 500 per hari.
“Jadi satu cothot diharga Rp 1000. Bisa dikalikan saja 500 kali Rp 1000. Itu minimal kadang lebih juga,” kata ibu dua orang anak ini.
Dia menyatakan bahwa cothot isi kurma ini rasanya gurih karena dari singkong. Kemudian ada rasa manis karena berisi kurma dan diberikan gula pasir,
“Edisi ramadan jadi buat yant berisi kurma
Kurma banyak mengandung gizi puasanya kuat dan sehat,” tambah Maya.
Salah satu Fitri mengaku bahwa saat mengigit Cothot isi kurma rasanya gurih. Pun tidak terasa “enek” karena tidak terlalu manis.
“Rasanya kebih gurih kurma kerasa gak enek. Kalau ori lebih manis. Cocok buat menu takjil bisa. Sekali makan kurang, ya dua lah kenyang,” kisahnya.
Fitri menyatakan selama ramadan ketagihan cothot isi kurma. Dulu sebelum ramadan dia langganan beli cothot original,
“Biasa beli cotot disini. Karena ditempat lain ndak ada sebelumnya ori. Ini baru, jadi singkong tak sekedar kolak,” pungkasnya.
VP: Rizky
Reporter: Pramita Kusumaningrum
Host: Hefty
#tribunmadura #sampang #pamekasan #bangkalan #sumenep
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: