Keluarga Ini Berurai Airmata Melepas Bayi Orangutan
Автор: aseanty pahlevi
Загружено: 2016-11-15
Просмотров: 114534
Описание:
Perempuan bertudung merah muda itu berulang kali mengusap air mata. Kepalanya lebih banyak tertunduk. Sesakali dia menyeka wajahnya, seraya melihat kepada lelaki yang tengah disorot kamera. Muhammad Djaprie DA (45) adalah suami Fatimah, perempuan bertudung merah muda tadi. Di hadapan awak media, Djaprie menyatakan akan menyerahkan satu individu bayi orangutan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat.
“Saya dapat dari daerah Serimbu, Kuala Behe, Kabupaten Landak, pada bulan Februari lalu. Saat itu saya tengah mengerjakan proyek pembangunan tower di perusahaan perkebunan PT Djarum,” kata Djaprie, Rabu 19 September lalu. Unyuk, demikian individu orangutan (Pongo pygmeus) tersebut mereka namai. Sesaat sebelum diserahkan ke petugas BKSDA Kalbar, Unyuk mengenakan popok bayi, serta baju kaos bergaris putih-biru.
Walau disoroti kamera, Unyuk tampak nyaman dipangkuan Djaprie. Sesekali dia menengadah, memerhatikan Djaprie yang tengah berbicara. Tak jarang, Unyuk juga merebahkan kepalanya di dada Djaprie, atau mengalungkan lengannya di leher Djaprie. Di keluarga Djaprie, Unyuk diperlakukan selayaknya adik Anisa, anak perempuan mereka.
Di Jalan Husein Hamzah, Pontianak, mereka tinggal. Selama tujuh bulan hidup bersama Unyuk, Fatimah sangat hafal dengan kebiasaannya. Unyuk kerap menemani Fatimah memasak di dapur. “Pagi-pagi dia sudah bangun dan minta susu. Dia suka memainkan bawang, kalau saya sedang masak,” kata Fatimah. Fatimah tak bisa membendung air matanya. Sesaat sebelum diserahkan, Unyuk berulang kali dikecupnya.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: