PUISI EMPAT WARNA DIATAS PONDASI
Автор: SUJIK Chanel Areka
Загружено: 2026-02-17
Просмотров: 5
Описание:
Lirik puisi
Kehidupan seperti rumah yang sedang dibangun,
di tanah waktu yang terus bergeser.
Warnanya banyak, jalannya berlapis,
tak cukup berdiri hanya dengan satu arah.
Syariat adalah pondasi,
ditanam dalam-dalam ke perut bumi.
Ia tak terlihat,
namun darinya tegak segala bentuk.
Jika rapuh dasarnya,
roboh pula seluruh bangunan jiwa.
Thoriqoh adalah dinding yang disusun sabar,
Menjaga kebersihan hati, dzikir demi dzikir,
melindungi dari angin yang datang membawa lupa.
Hakekat adalah jendela yang terbuka,
cahaya masuk tanpa suara,
membuat ruang dalam dada
mengerti arti terang.
Makrifat adalah atap yang menaungi,
di sanalah jiwa berteduh
saat hujan rindu turun tanpa henti.
Empat madzhab
bagai empat tiang penyangga,
berdiri di sudut yang berbeda,
namun memikul langit yang sama.
Dan kehidupan—
adalah rumah berwarna-warni,
yang hanya indah dan utuh
jika pondasinya kuat
dan tiap bagiannya saling menjaga.
Kehidupan bukan satu warna,
ia simfoni pelangi dalam dada.
Dan bila satu warna kita hina,
sebagian keindahan Tuhan
Maka telah kita redupkan sendiri.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: