Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain.
Автор: Kencan Dengan Tuhan
Загружено: 2026-02-11
Просмотров: 235
Описание:
Kamis, 12 Februari 2026
Matius 7:1
"Jangan kamu menghakimi,
supaya kamu tidak dihakimi."
Suatu hari, di kereta api ada seorang anak gadis duduk di samping ibunya. Di dalam kereta, gadis itu memandang keluar jendela, dan tak henti-hentinya menyebut hal-hal yang ia lihat di sepanjang perjalanan dengan antusias.
"Ma lihat, pohon-pohon itu. Wah, sawahnya benar-benar bagus ! Sungainya indah!"
Di depan mereka duduk sepasang anak muda. Keduanya melihatnya dengan tatapan heran. Bagaimana tidak, untuk seukuran usianya, kelakuan anak gadis itu tampak begitu kekanak-kanakan dan berlebihan.
Karena gadis tersebut terus saja menyebut hal-hal yang ia lihat, akhirnya salah satu dari anak muda itu mulai tidak tahan dan mengeluh kepada sang ibu.
"Kenapa sih anak ibu lebay, sekali ? Masak, sungai, pohon, saja dibilang bagus? Norak! Kayak ga pernah lihat aja sebelumnya!"
Si anak terdiam.
Ibunya langsung menjawab,
"Ya, anak saya ini memang sudah lama sekali tidak melihat hal-hal seperti ini. Beberapa tahun ini, matanya mengalami kebutaan, dan baru hari ini, setelah dioperasi seminggu yang lalu, penglihatannya kembali normal."
Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar juga bersikap demikian? Ketika melihat ada teman yang begitu bersemangat karena doanya dijawab, mungkin ada yang menilai bahwa ia berlebihan. Padahal, orang tidak tahu, berapa lama ia sudah menanti untuk jawaban doa itu.
Saat pemilik Facebook, Mark Zuckerberg menikah dengan wanita yang parasnya biasa saja, banyak orang menilai bahwa pilihannya kurang tepat. Padahal, mereka tidak tahu dengan keadaan yang sebenarnya. Ya, orang hanya bisa menilai dari luar, cuma memerhatikan yang di permukaan saja.
Mari kita belajar untuk tidak cepat menghakimi. Apa yang kita nilai benar, baik, salah, keliru atau tidak baik kadang-kadang faktanya tidak seperti yang kita pikirkan.
Oleh sebab itu, berhati-hatilah sebelum bicara. Pikirkan dulu sebelum berucap dan menilai. Jika kita melakukannya, maka kita tidak akan menyinggung perasaan orang lain.
Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus,
ajarilah aku
agar
tidak mudah
menghakimi
orang lain,
karena apa
yang
kupikirkan
belum
tentu sama
dengan apa
yang terjadi
sesungguhnya.
Amin. (Dod).
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: