Awas!! Penyakit mematikan pada tortoise dan reptile! MBD, Blader Stone, Pilek! Simak!
Автор: Benny Loa
Загружено: 2022-01-16
Просмотров: 587
Описание:
Metabolic Bone Disease (Soft Shell Disease) Pada Reptile dan Kura-Kura
Metabolic bone Disease (penyakit cangkang lunak) adalah penyakit yang umum terjadi pada hewan reptile dan kura-kura peliharaan.
Apa Penyebab Metabolic Bone Disease Pada Kura-Kura?
Kalsium dan fosfor merupakan kompenen utama pada tulang dan tempurung kura-kura maupun reptile. Pada tulang dan tumpurung kalsium tampak kokoh dan tidak tergantikan, namun pada kenyataanya dalam tulang dan tempurung terjadi proses reabsorbsi kalsium untuk tetap mempertahankan kekokohan struktur tulang dan tempurung.
Pada beberapa komposisi pakan, perbandingan konsentrasi kalsium dan fosfor sangatlah penting yaitu 1:1 dan 2:1. Selain itu dalam pakan haruslah terdapat tambahan vitamin D3 yang cukup untuk membantu tubuh menyerap kalsium. Ketidakseimbangan kalsium, fosfor, dan vitamin D3 sangat berpengaruh dalam metabolismenya yang dapat menimbulkan gangguan dan penyakit. Metabolic bone disease juga terjadi pada peristiwa-peristiwa berikut :
Rendahnya kalsium dalam pakan
Tingginya kandungan fosfor dalam pakan
Tinggi rendahnya kandungan vitamin D3 dalam pakan
Substansi tertentu yang dapat mengganggu absorbs kalsium dalam pakan seperti oksalat dan lemak
Kekurangan jumlah protein dalam pakan
Kurangnya paparan sinar ultraviolet A dan Ultraviolet B cahaya matahari sehingga akan menurunkan penghasilan vitamin D3 dalam tubuh
Penyakit dalam organ lain yang dapat mempengaruhi penyerapan kalsium, fosfor, dan vitamin D3 seperti gangguan liver, ginjal, kelenjar parathyroid, dan usus)
Lingkungan yang buruk seperti terlalu dinginnya suhu, sehingga akan merusak pencernaan dan penyerapan kalsium.
Reptil jenis apa saja yang beresiko terkena Metabolic Bone Disease?
Metabolic bone disease beresiko terjadi pada hewan reptile yang membutuhkan sinar matahari dalam produksi vitamin D3. Beberapa hewan reptile yang memerlukan cahaya matahari untuk menghasilkan vitamin D3 adalah jenis kadal terutama iguana dan jenis kura-kura.
Gejala Apa Yang Tampak Dari Metabolic Bone Disease?
Terjadi pembengkakan pada tungkai kaki (limbs)
Bowed Leg (kaki bengkok)
Rahang membengkak dan melunak (rubber jaw) dan kepala tampak membulat (rounded head)
Paralisa (kelumpuhan) menyebabkan hewan tidak bisa bergerak,memanjat, dan mengangkat badannya.
Otot-otot mengalami tremors dan bergerak gemetar
Kehilangan nafsu makan
Kehilangan berat badan
Pelunakan tempurung pada kura-kura
Susah buang air besar (konstipasi)
Bagaimana Cara Mengobati dan Mencegah Metabolic Bone Disease?
Berikan pakan dengan nutrisi yang seimbang terutama pada kalsium, fosfor, dan protein. Untuk reptile herbivore yang memberikan makanan berupa selada dan buah-buahan karena sedikit mengandung kalsium, berikan sayuran berwarna hijau tua yang rendah oxalate dan perlu penambahan suplemen kalsium. Pada hewan reptil pemakan serangga, beri serangga suplemen tinggi kalsium sehingga akan mencukupi kebutuhan kalsium reptile atau kura-kura ketika memakan serangga. Untuk reptile carnivore pemberian mangsa beserta tulangnya mampu mencegah terjadinya metabolic bone disease dengan di tambahkan suplementasi kalsium. Konsultasikan dengan dokter hewan mengenai nutrisi yang tepat untuk reptile dan kura-kura anda agar memperoleh nutrisi kalsium dan fosfor yang seimbang. Rajapet memiliki produk makanan yang di formulasikan khusus untuk tortoise (kura-kura) dan reptile herbivore yang sulit untuk memperoleh sayuran dengan kalsium yang cukup untuk reptile yaitu PRODAC TARVEGETAL yang cocok untuk memenuhi kebutuhan mineral dan kalsium kura-kura dan iguana herbivore karena PRODAC TARVEGETAL diperkaya dengan kalsium, vitamin D3 dan K3 yang membantu untuk proses metabolisme dari kalsium dan mengandung bahan-bahan kaya antioksidan seperti (buah apel, cranberries, dan wheat germ) dan omega-3 dan omega-6 yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh reptile dan kura-kura.
Sinari dengan sinar matahari ultraviolet B selama 12 jam setiap hari. Jika lokasi pemeliharaan indoor berikan cahaya fluorescent dengan panjang gelombang cahaya menyerupai sinar UV B yaitu 290-320 nanometer, dan letakan cahaya 12-18 inches dari hewan .
Selalu perhatikan siklus gelap dan terang hewan terutama pada hewan yang dipelihara indoor. Konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengetahui berapa panjangnya siklus
Jaga suhu yang optimal untuk setiap hewan. Kebutuhan suhu masing-masing reptile dan kura-kura berbeda. Selalu konsultasi dengan dokter hewan.
Berikan hewan suplementasi kalsium secara langsung baik melalui oral ataupun injeksi (disuntikan) sediaan yang bisa diberikan adalah calcium glubionate, calcium lactate atau calcium gluconate. Jika kondisi kalsium sudah menjadi normal berikan suplemen kalsium calcitonin unutk menjaga kadar kalsium dalam tubuh reptile ataupun kura-kura.
Dalam kondisi yang parah sampai hewan tidak bisa makan maka perlu dilakukan force feeding atau pemaksaan makan ke dalam mulut hewan sampai kondisi kembali kuat.
#Sulcata #tortoise #Reptile
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: