Adinda Aisyah Humairoh (22 Agustus 2025)
Автор: yodes
Загружено: 2026-02-20
Просмотров: 19
Описание:
Kita pernah menjadi dua cahaya yang berpadu,
menyalakan hari dengan tawa dan percakapan kecil yang sederhana.
Namun waktu, dengan tangan dinginnya,
perlahan memisahkan kita — bukan dengan jarak,
melainkan dengan luka yang tumbuh diam-diam di antara kata.
Ada kalanya cinta terasa seperti bayangan—
mengikuti, tapi tak pernah bisa digenggam.
Kita terluka oleh hal-hal kecil:
tatapan yang tak lagi sama,
diam yang terlalu panjang,
dan janji yang tak sempat diucap, tapi terus kita pegang.
Namun mengapa, di setiap runtuhnya harapan,
selalu ada keinginan untuk tetap tinggal.
Kita memilih bertahan, meski waktu sering kali tak berpihak.
Kita terus menyulam yang robek,
menghidupkan bara dari abu,
karena di dalam hancur itu, masih ada rindu yang berdenyut pelan.
terbuang dalam waktu
bukan lenyap,
tapi tersesat dalam cinta yang menua bersama luka—
cinta yang tak lagi gemerlap, tapi jujur
yang tahu sakitnya kehilangan, namun kita tetap menggenggam tangan satu sama lain.
Kita bukan lagi mereka yang berjanji tanpa takut,
tapi mereka yang memahami:
cinta sejati bukan tentang siapa yang selalu bahagia,
melainkan siapa yang tetap bertahan,
meski telah beribu kali terluka oleh waktu.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: