Iman itu harus ilmiah | Kajian Akidah Aswaja Muhammad Nuruddin
Автор: Kaifa Channel
Загружено: 2024-09-18
Просмотров: 34941
Описание:
Iman yang sahih tak mungkin bertentangan dengan kajian ilmiah yang tepat. Tak ada pertentangan pada hal-hal yang bersifat qath'i. Kebenaran di sana hanya ada satu. Tapi kebenaran bisa tampil dengan wajah berbeda pada persoalan yang bersifat zhanni. Di sini saya sedang mengajukan bantahan pada orang-orang yang suka memisahkan antara iman dengan kajian ilmiah. Dan itu banyak.
Ada orang yang mengira bahwa kajian ilmiah yang objektif itu harus dipisahkan dari iman. Dan ini ajakan yang naif sekali. Faktanya, tak ada orang yang bisa mengkaji tanpa berangkat dari sebuah keimanan. Tidak terkecuali kaum sekular. Sekurang-kurangnya dia akan beriman bahwa metode yang dia gunakan itu benar. Kalau kesahihan metode itu diingkari, ya dia nggak akan bisa mengkaji.
Jadi, yang perlu dipersoalkan itu bukan soal adanya iman, tapi iman yang dijadikan pijakan dalam kajian itu benar atau nggak? Kalau terbukti benar, maka dia sah dijadikan pijakan. Tapi kalau tidak, maka dia tidak berhak masuk dalam ranah kajian ilmiah. Dan, kalau kita bicara pokok-pokok keimanan dalam Islam, semuanya sudah berlandaskan pada bukti. Dan bukti itu bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Inilah yang menjadi spirit utama kitab Ummul Barahin. Dengan mengkaji kitab ini, maka Anda akan tahu bahwa Islam tidak mengenal istilah dogma. Akidah pokoknya—sekali lagi akidah pokoknya—itu didasarkan pada argumen yang bersifat qath'i. Meskipun dalam rinciannya dapat kita temukan dalil-dalil yang bersifat zhanni. Kami syarah kitab ini dengan bahasa Indonesia yang sudah dipermudah. Agar cocok untuk pemula.
Link pemesanan:
WA: Pemesanan buku melalui Wa. 0812-1354-8000 (http://bit.ly/2zg58sM)
Shopee: https://shopee.co.id/Dasar-Dasar-Akid...
Tokopedia : https://tokopedia.link/Clv2v84VuMb
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: