Video Trap Barrier System (TBS) di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul
Автор: DKPP Bantul
Загружено: 2019-05-14
Просмотров: 112
Описание:
Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) menyelenggarakan pelatihan pengendalian hama tikus menggunakan metode Trap Barrier System (TBS) kepada “Kelompok Tani Subur Makmur” Gendeng Bangunjiwo Kasihan Bantul. Prinsip kerja TBS adalah menarik tikus dari lingkungan sekitar sejak awal musim tanam, disebabkan adanya perbedaan umur tanaman perangkap yang ditanam 3 minggu lebih awal dari tanaman padi di sekitarnya. Metode ini memerlukan komponen yang meliputi tanaman perangkap, pagar plastik TBS, dan bubu perangkap.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat, Senin dan Selasa (26/29/30 April 2019). Narasumber kegiatan pelatihan ini Kepala DPPKP Kabupaten Bantul, Dosen Fakultas Pertanian UGM, Kabid TPHBun, Kasi Perbenihan dan Perlindungan, Koordinator POPT Kab. Bantul, POPT Kecamatan Kasihan, BPTP Yogyakarta, Ka UPT LPHPT Gesikan, dan Penyuluh (THL) Kecamatan Setempat.
Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan petugas POPT Kecamatan Kasihan, bahwa di Kecamatan Kasihan terdapat serangan hama tikus yang telah merusak tanaman padi. Pengendalian hama tikus yang telah dilaksanakan sebelumnya adalah dengan regu tembak, gropyokan dan pelepasan burung Tyto Alba. Namun sampai saat ini masih saja terdapat kerusakan tanaman padi akibat serangan hama tikus.
Kepala DPPKP Kabupaten Bantul Ir. Pulung Haryadi, M. Sc., dalam sambutan beliau menyampaikan bahwa di zaman sekarang kita tidak terlepas dari teknologi. Kita harus senantiasa mengembangkan diri dan menambah pengetahuan. Pelatihan ini merupakan salah satu cara pengembangan SDM dengan menerapkan teknologi TBS untuk pengendalian hama tikus. Kunci sukses petani adalah kreatif, inovatif, berani mengambil resiko dengan mempertimbangkan analisis mitigasi resiko dan senantiasa berdoa. Selain itu para petani juga diharapkan melakukan diversifikasi pendapatan yang terdiri dari pendapatan harian (ternak ayam, bebek dll), pendapatan bulanan (budidaya tanaman pisang),serta pendapatan tahunan (budidaya tanaman tahunan, ternak kambing, ternak sapi dll).
Harapannya dengan adanya pelatihan ini, pengendalian hama tikus secara terpadu dapat dilakukan dengan optimal sehingga produksi pertanian meningkat (DN).
Kontributor video dan berita : Dewi Novitasari
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: