Track 10 . Mengapa - Nazhakwoon
Автор: NAZHAKWOON
Загружено: 2026-02-18
Просмотров: 0
Описание:
This album features 11 tracks that reflect the writer’s most fragile and vulnerable phase in love. It captures the journey from being deeply cherished, to experiencing betrayal and heartbreak, and falling into an overwhelming sadness.
Each song is an honest confession of the struggle to move on during the sleepless nights, unanswered questions, and the slow, painful process of rebuilding from emotional ruin.
More than just a breakup record, this album tells a story of acceptance, release, and rediscovering inner strength after everything once believed in love falls apart.
Lyric
(Verse 1)
Titisan airmata bagai embun dipagi hari,
Yang hamba bendung, gugur jua di pipi,
Membasah wajah, bersulam dukalara,
Segala yang tampak, hanya kenangan kita berdua.
Hamba pejamkan mata menutup dunia,
Namun bayang kasih menjelma semula,
Perit ratap hamba, sunyi tanpa teman,
Menanggung luka rindu, tiada ubat penahan.
Aaaaaaaaahhh aaaaaaahhh
(Pre corus)
Wahai takdir, mengapa kejam menjamah hatiku? (ohhhhhh)
Mengapa masa terhenti, seolah langit pun bisu? (aaaaaaaaa)
Masih terasa hangat pelukan kasih nan mesra,
Yang memeluk erat, ukir senyum di wajah derita.
Ohhhhhhhhhhh ohhhh aaaaaaaaahh aaa
(Corus)
Mengapaaaaaaaaaa (zalimmyaaa)
Hamba terpenjara dalam pusara ingatan lara,
Mengapaaaaaaaaaa (zalimmyaaa)
Masih hamba berharap duka ini bukan antara kita,
Tangis hamba bersendirian (oooh)
Perit ratap dalam gelita (ohhhhhh)
Kasihku tak luntur pada dirimu (hanya dikau semata)
Ooooooooo oooohhh ohhh
(Verse 2 )
Hangat pelukmu bagai api dalam dingin,
Cuba hamba rangkai kembali dalam ingatan hening,
Namun tubuhku dingin, merindu pelukan sejati,
Sedang dikau menghilang, tinggalkan daku sendiri.
Segalanya kini cebisan memori purba,
Pedihnya hamba ratapi tanpa suara,
Menahan luka cinta nan merobek sukma,
Yang takkan kembali berdetik di maya pada.
Aaaaaaaaaaaaaa aaaaaa aaaaa
(Pre corus)
Wahai takdir, mengapa zalim menimpa tubuh ini? (ohhhhhh)
Mengapa waktu kita terhenti umpama petaka dini? (aaaaaaaaa)
Masih kurasa panasnya dakapan kasihmu nan suci,
Yang mendakapku erat, membasuh luka hati.
Ohhhhhhhhhhh ohhhh aaaaaaaaahh aaa
(Bridge)
Setiap detik, setiap hela nafas nan lelah,
Hamba panjatkan doa, kau kembali menyuluh gelisah,
Betapa rindu ini menggunung hingga ke langit tinggi,
Tiada insan lain, yang mampu menggantikan dikau, kasih sejati.
(Corus)
Mengapaaaaaaaaaa (zalimmyaaa)
Hamba terpenjara dalam pusara ingatan lara,
Mengapaaaaaaaaaa (zalimmyaaa)
Masih hamba berharap duka ini bukan antara kita,
Tangis hamba bersendirian (oooh)
Perit ratap dalam gelita (ohhhhhh)
Kasihku tak luntur pada dirimu (hanya dikau semata)
Ooooooooo oooohhh ohhh
(Ending)
Masih hamba berharap duka ini bukan antara kita,
Tangisku berteman bayang-bayang (oooh)
Peritku berteman angin malam (ohhhhhh)
Kasihku kekal padamu, wahai intan permata (hanya dikau semata)
Ooooooooo oooohhh ohhh
Ohhhhhhhhhhhhhhh ohhhhhhhhhhhhhh
Ohhhh ohhh ohhh ohhhhh
Rinduku hanyalah buatmu… buatmu… sahaja…
kita,
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: