Celtic Terpuruk di Celtic Park: AS Roma Menggiling The Hoops 3-0
Автор: Pendapat Joseph
Загружено: 2025-12-12
Просмотров: 26
Описание:
Tanda-tanda kehancuran bagi Celtic sudah terlihat sejak peluit kick-off dibunyikan. Laga baru berjalan enam menit, gawang yang dikawal Kasper Schmeichel sudah bobol akibat gol bunuh diri yang fatal. Bek Celtic, Liam Scales, salah mengantisipasi sepak pojok, membuat sundulannya justru bersarang ke gawangnya sendiri dan memberi Giallorossi keunggulan cepat 1-0.
Gol kilat itu meruntuhkan mental tuan rumah. Pasukan Gasperini memanfaatkan momentum ini dengan sempurna. Evan Ferguson, striker muda Roma, muncul sebagai momok menakutkan bagi pertahanan Celtic. Setelah sempat membentur tiang gawang, Ferguson akhirnya mencetak dua gol tambahan sebelum jeda. Aksi brace-nya membuat Roma unggul 3-0 saat turun minum.
Celtic sempat mendapat secercah harapan untuk bangkit saat wasit menghadiahkan penalti menjelang akhir babak pertama. Namun, eksekusi Arne Engels gagal membuahkan hasil, hanya membentur bagian dalam tiang gawang dan membuang sia-sia momentum kebangkitan.
Di babak kedua, perubahan taktik Wilfried Nancy, dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus, tidak banyak membantu. Meskipun Kelechi Iheanacho sempat mencetak gol, wasit menganulirnya karena offside. Nasib serupa juga dialami oleh penyerang Roma, Leon Bailey. Skor 3-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi, mengamankan kemenangan telak bagi tim tamu.
📉 Krisis The Hoops dan Sorotan Joe Hart
Kekalahan menyakitkan ini menjerumuskan Celtic ke peringkat ke-24 klasemen sementara, membuat posisi mereka untuk lolos ke babak play-off berada di ujung tanduk. Bagi Wilfried Nancy, ini adalah rekor negatif: ia menjadi manajer The Hoops pertama yang kalah dalam dua laga awalnya.
"Kenyataannya adalah kami tidak mampu mengimbangi intensitas mereka," ujar Nancy kepada TNT Sports, mengakui bahwa timnya kalah segalanya dari wakil Italia tersebut, terutama dalam mengatasi tekanan.
Ia menolak menyalahkan nasib buruk, meskipun menganggap gol bunuh diri di menit awal sangat merugikan, tetapi ia tetap mengapresiasi semangat juang para pemain di babak kedua.
Di sisi lain, mantan kiper Celtic, Joe Hart, melontarkan kritik keras terhadap kondisi internal klub. Ia menyebut situasi klub saat ini seperti sebuah "opera sabun (sinetron)". Menurut Hart, kesuksesan musim lalu membuat manajemen terlena, dan kini kesenjangan antara manajemen, pemain, dan suporter kian melebar. "Saat ini, mereka (elemen klub) makin hanyut dan terpisah satu sama lain," pungkas Hart, menyoroti masalah internal yang menjadi biang kerok penurunan performa tim spesial tersebut.
Kekalahan memalukan ini tidak hanya merusak rekor Nancy, tetapi juga memicu keprihatinan serius tentang arah masa depan Celtic di kompetisi Eropa.
#asroma #gianpierogasperini #evanferguson #celtic #wilfriednancy #liamscales #uefaeuropaleague #europaleague #pendapatjoseph #beritabola #beritaasroma #ligaeropa #uefaeuropaleague #lazio #uefa #romanisti #indoroma #hummels #manchesterunited #reviewpertandingan #beritabolaterbaru
@asroma @seriea @asromafantv1682@SerieRomanista @MIRZpoint @romanistidal1867 @romanistiindonesia8834 @romanistiindonesia9868 @indoroma @total_football @galeri910 @forzaromaindonesia @3dente @serigalaibukota4854
Jangan lupa untuk berlangganan channel YouTube kami di :
@pendapatjoseph2025
FOLLOW JUGA Instagram :
/ josephbahas
/ josephpram
Dukung Channel ini lewat Komentar, Like, dan Subscribe. Jika berkenan bisa Sumbang dana untuk kami di:
https://saweria.co/tapakbumi
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: