Hidden Benefits of Mangroves: A Story from Pangpang Bay, Banyuwangi
Автор: Center for International Forestry Research (CIFOR)
Загружено: 2022-07-26
Просмотров: 2754
Описание:
This is a story from local communities living in the mangrove area of Pangpang Bay, Banyuwangi. Pak Eko, Bu Bibit, and Pak Sugiman are fishers living near mangroves. They described the benefits of mangroves, which are rarely heard by most; mangroves also provide livelihood and food security for their families. They encourage people to conserve mangroves based on their experience of being able to catch more fish as more mangroves have grown. The video also includes Pak Hendro, a local mangrove activist who explained the history of mangrove degradation and conservation in Teluk Pangpang, and Ibu Ririn, a fisher’s wife, who described the importance of her husband’s catch from mangroves for her family’s meals.
The contribution of mangroves to climate change mitigation and biodiversity conservation is better known than their roles in providing food security and nutrition for local communities. Indonesia is the home of nearly a quarter of the world’s mangroves and has reportedly lost 40% of its mangrove cover. But mangrove ecosystems are essential nurseries for aquatic animals such as fish, crabs, oysters, shrimp, and more. Fish and other aquatic animals (OAA) contain high and diverse micronutrients needed for the food security and nutrition of the local communities. Under the ReCLAIM Project funded by Lucille-Packard Foundation, and The United States Agency for International Development (USAID) in collaboration with the University of Brawijaya, University of Diponegoro, University of 17 Agustus 1945 Banyuwangi, and Blue Forest Foundation, CIFOR conducted a study that assessed the contribution of mangroves to livelihoods, food security, and nutrition to local communities in Banyuwangi and Demak. Our preliminary findings suggest that aquatic animals from mangroves contribute substantially to the food security and nutrition of the local communities.
Considering the important role of fish and OAA in reducing malnutrition, conservation and restoration of mangroves should also be considered as securing nutritious food for local communities. This video is part of the effort to disseminate preliminary findings from the study.
----------------------------------------
Rahasia Rezeki Mangrove: sebuah kisah dari Teluk Pangpang, Banyuwangi
Ini merupakan cerita dari masyarakat lokal yang tinggal di kawasan mangrove Teluk Pangpang, Banyuwangi. Pak Eko, Bu Bibit, dan Pak Sugiman adalah nelayan yang tinggal di sekitar kawasan mangrove. Mereka menggambarkan manfaat mangrove yang jarang terdengar oleh kebanyakan orang; mangrove juga memberikan mata pencaharian dan ketahanan pangan bagi keluarga mereka. Mereka mendorong masyarakat untuk melestarikan mangrove, yang berdasarkan pengalaman mereka bahwa seiring dengan tumbuhnya mangrove, maka didapatkan lebih banyak ikan. Video ini juga menampilkan Pak Hendro, seorang aktivis mangrove lokal yang menjelaskan sejarah degradasi dan konservasi mangrove di Teluk Pangpang, dan Ibu Ririn, seorang istri nelayan, yang menggambarkan pentingnya tangkapan suaminya yang didapatkan dari mangrove untuk keluarganya.
Kontribusi mangrove terhadap mitigasi perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati lebih dikenal daripada perannya dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi bagi masyarakat lokal. Indonesia adalah rumah bagi hampir seperempat mangrove dunia dan dilaporkan telah kehilangan 40% tutupan mangrovenya. Namun, ekosistem mangrove merupakan tempat pembibitan dan habitat hidup yang penting bagi biota air seperti ikan, kepiting, tiram, udang, dan lainnya. Ikan dan hewan air selain ikan (HASI) mengandung mikronutrien yang tinggi dan beragam, yang dibutuhkan untuk ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Di bawah proyek riset ReCLAIM, yang didanai oleh Lucille-Packard Foundation, dan USAID bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, dan Blue Forest Foundation, CIFOR melakukan studi yang menilai kontribusi mangrove terhadap mata pencaharian, keamanan pangan, dan gizi bagi masyarakat lokal di Banyuwangi dan Demak. Temuan awal kami menunjukkan bahwa biota air dari mangrove berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan nutrisi masyarakat lokal.
Mengingat pentingnya peran ikan dan HASI dalam mengurangi malnutrisi, upaya konservasi dan restorasi mangrove juga harus dipertimbangkan dalam menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Video ini merupakan bagian dari upaya untuk menyebarluaskan temuan awal dari penelitian ini.
#cifor #climatechange #mangrove #mangroveforest #banyuwangi #fisher #livelihoods #ReClaim #restoration #cifor-icraf #forestmatters #nutrition
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: