Sejarah Tuhan | Bhante Atthapiyo
Автор: Siniar Buddha Dhamma
Загружено: 2026-03-01
Просмотров: 1192
Описание:
Bhante Atthapiyo menjelaskan tentang Ketuhanan dalam Agama Buddha dengan cara yang sangat menarik, diawali dengan sejarah Tuhan.
Daftar Isi Video:
[00:00] Pembukaan.
[00:43] Mengapa kata "Tuhan" tidak ditemukan di dalam kitab suci Tripitaka.
[01:10] Konteks lahirnya agama Buddha di India: Fokus pada pembebasan dari penderitaan.
[01:43] Tantangan umat Buddha di Indonesia terkait konsep Ketuhanan dan stigma ateisme.
[02:30] Peran penting kaum muda dalam melestarikan Dhamma.
[03:12] Definisi perbedaan "Tuhan" dan "Ketuhanan" menurut KBBI.
[04:05] Sejarah pengakuan manusia terhadap realitas supranatural (Dewa dan Tuhan).
[08:28] Referensi buku "Sejarah Tuhan" karya Karen Armstrong dan evolusi konsep Tuhan.
[09:50] Transformasi dari Politeisme ke Monoteisme.
[10:54] Meluruskan istilah "Ateis" dari zaman Sokrates.
[15:14] Perbedaan mendalam antara Personal God dan Impersonal God.
[19:15] Impersonal God dan hubungannya dengan konsep Nibana (Nirwana).
[20:00] Benih Kebuddhaan (Bodhicitta) di dalam diri manusia.
[22:51] Siapa yang mengatur alam semesta? Penjelasan mengenai hukum Niyama.
[26:57] Pandangan Sang Buddha terhadap sosok pencipta (Issara/Iswara) dalam Jataka.
[28:46] Penjelasan Brahmajala Sutta: 62 pandangan salah dan asal mula konsep pencipta.
[37:29] "Puji Astuti" sebagai ungkapan syukur dalam Buddhisme.
[38:16] Landasan Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Udana VIII.3.
[41:45] Kesimpulan: Hubungan antara Ketuhanan dan pembebasan dari penderitaan.
Apakah agama Buddha mengakui adanya Tuhan? Mengapa kata "Tuhan" tidak ditemukan dalam kitab suci Tripitaka? Video ini memberikan penjelasan mendalam namun mudah dipahami mengenai posisi agama Buddha terhadap konsep Ketuhanan, terutama dalam konteks kehidupan beragama di Indonesia.
Bhikkhu Atthapiyo menjelaskan perbedaan mendasar antara:
✅ Personal God: Tuhan yang digambarkan memiliki sifat kemanusiaan (pribadi), yang menghukum atau memberi imbalan.
✅ Impersonal God: Tuhan sebagai realitas tertinggi, hukum semesta yang tidak terpisahkan dari diri manusia, dan tidak berkondisi .
Video ini juga membedah kutipan dari Kitab Udana VIII.3 mengenai "Yang Tidak Dilahirkan, Tidak Menjelma, dan Tidak Tercipta" sebagai landasan sebutan Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Buddhisme. Sangat cocok bagi kaum muda dan umat Buddha yang ingin memperdalam keyakinan serta menjawab pertanyaan umum dari masyarakat.
#AgamaBuddha #Ketuhanan #Tripitaka #Dhamma #BuddhismeIndonesia #Nibana #FilosofiBuddha #BelajarBuddha #Spiritual #Dharma #ModerasiBeragama
Anda ingin mendukung keberlangsungan channel ini? Bisa bantu editor di:
/ @siniarbuddhadhamma
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: