Ki Dukuh Pahang Sakti Moksa I Gusti Ngurah Pinatih Meninggalkan Kertalangu
Автор: Bali Unseen
Загружено: 2023-04-03
Просмотров: 3074
Описание:
Diceritakan Ki Dukuh Suladri memiliki dua orang putri dan dua orang putra. Yang sulung bernama Ni Luh Sadri yang kemudian kawin dengan Sang Anggatirtha yang selanjutnya menurunkan Kesatria Taman Bali atau Tirta Arum. Sedangkan yang kedua adalah Ni Luh Sadra yang diperistri oleh Dalem Gelgel.
Sementara putra ketiga bernama Pasek Sadri yang lalu pindah ke Bangli menjadi pemimpin di desa setempat dengan gelar Bendesa Baleagung. Dan Pasek Sadra, putra yang keempat, pindah ke Desa Pahang, Badung.
Pasek Sadra kemudian melaksanakan upacara dwijati dan bergelar Ki Dukuh Pahang. Oleh karena beliau terkenal sakti, maka disebut Ki Dukuh Pahang Sakti. Beliau memiliki tiga orang anak masing-masing bernama: Wayan Pasek Sadri, Made Pasek Pahang dan Luh Pasek Sadrya. Si bungsu Luh Pasek Sadrya kemudian diperistri oleh I Gusti Ngurah Pinatih, Anglurah Kertalangu, Badung.
Sesudah lanjut usia Ki Dukuh Pahang Sakti datang menemui I Gusti Ngurah Pinatih, menantunya, dan menyampaikan bahwa beliau akan segera kembali ke alam baka dan untuk itu beliau mohon diri.
Beliau telah memilih hari baik untuk meninggalkan dunia ini, yaitu pada hari Senin Umanis, wuku Tolu bertepatan dengan Purnama Kapat. Sebagai kenang-kenangan Ki Dukuh Pahang Sakti menyerahkan sebentuk cincin kepada I Gusti Ngurah Pinatih.
Namun, I Gusti Ngurah Pinatih tidak percaya dengan apa yang disampaikan oleh Ki Dukuh Pahang Sakti. Karena itu ia berkata kepada mertuanya dengan sikap menantang bahwa apabila yang dikatakan oleh Ki Dukuh Pahang Sakti bisa menjadi kenyataan, maka ia bersedia meninggalkan Kertalangu.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: