Pakai Instagram-nya, Ini Penjelasan Jokowi soal Polemik Dana Kelurahan
Автор: TRIBUNWOW OFFICIAL
Загружено: 2018-10-24
Просмотров: 77
Описание:
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden mengutarakan terkait polemik Dana Kelurahan lewat Instagram pribadinya, @Jokowi, Rabu (24/10/2018).
Lewat foto dan tulisan yang diunggah Jokowi di Instagram-nya, Jokowi menjelaskan mengapa dirinya menyiapkan kebijakan Dana Kelurahan.
Sebelumnya, Dana Kelurahan sempat menjadi polemik karena dikaitkan dengan urusan politik.
Jokowi lewat tulisan yang diunggahnya menginginkan semua pihak untuk tidak mengaitkan kebijakan Dana Kelurahan dengan urusan politik.
"Dana Kelurahan diberikan mulai tahun 2019 untuk memperbaiki kampung dan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Sepenuhnya untuk rakyat, bukan untuk siapa-siapa. Karena itulah, saya minta semua pihak untuk tidak mengaitkan kebijakan ini dengan urusan politik, karena kehidupan tidak semata soal politik," tulis Jokowi.
Jokowi menjelaskan keberhasilan program Dana Desa menjadi pemicu adanya dana kelurahan.
"Desa-desa sudah merasakan manfaatnya. Belakangan, kota-kota juga menuntut adanya Dana Kelurahan. Banyak keluhan,'Pak, ada Dana Desa, mana dana untuk kota?' Maka tahun depan kita meluncurkan Dana Kelurahan," tulis Jokowi.
Dikutip dari Kompas.com, Jokowi menjelaskan program Dana Kelurahan merupakan program yang serupa dengan program Dana Desa.
Jokowi juga merasa heran kebijakannya mengucurkan Dana Kelurahan menjadi polemik.
Ia mengungkap kebijakan itu memiliki tujuan memperbaiki kampung masyarakat.
"Kok ramai? Saya juga heran. Ini dana untuk rakyat kok, untuk memperbaiki kampung, kok malah jadi ramai," kata Jokowi.
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan jika Dana Kelurahan sudah masuk ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2019.
Dana Kelurahan diambil dari Dana Desa.
Dana Desa yang berjumlah Rp73 triliun, sebanyak Rp3 triliun dipotong dan dialihkan untuk Dana Kelurahan.
"Ya, justru (karena) sudah dianggarkan. Jangan sampai sudah nanti misalnya sudah ada peraturannya, dana belum ada. Jadi kita coba alokasaikan," kata Mardiasmo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/10/2018).
(Tribun-video.com / Teta Dian Wijayanto)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: