Implementasi MBS di SDN Maron Wetan 1
Автор: admin GPIN
Загружено: 2011-12-30
Просмотров: 9482
Описание:
Video ini memperlihatkan dampak pelaksanaan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) di SDN Maron Wetan 1 Probolinggo, Jawa Timur sehingga mendukung keberhasilan pembelajaran di sekolah. Ada tiga pilar penting dalam pelaksanaan MBS, yaitu pelaksanaan manajemen sekolah, pembelajaran, dan peran serta masyarakat atau PSM. Implementasi MBS di SDN Maron Wetan 1 Probolinggo memberikan kesempatan pada pengelola sekolah dan masyarakat untuk bekerjasama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah ini menciptakan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah yang terbuka, efektif, dan efisien. Keterbukaan inilah yang meningkatkan kepercayaan, motivasi, serta dukungan orang tua dan masyarakat terhadap sekolah. Kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dapat bekerja sama dengan baik untuk membuat Rencana Pengembangan Sekolah dan penyusunan rencana anggaran kegiatan sekolah secara partisipatif.
SDN Maron Wetan 1, mengembangkan tiga pola PSM yang saling terkoordinasi, yaitu komite sekolah, komite lintas kelas, dan paguyuban kelas yang di ketuai oleh satu orang yang dipilih secara demokratis. Masing-masing PSM memiliki peran yang strategis. Misalnya paguyuban kelas yang bertanggungjawab mengkoordinasikan wali murid dan guru kelas, untuk memfasilitasi kebutuhan pembelajaran atau mengawal terlaksananya program sekolah di dalam pembelajaran. Sementara komite lintas kelas, mengkoordinasikan antar paguyuban kelas agar terjadi sinkronisasi pengembangan antar kelas, dan komite sekolah yang mewadahi serta mengkoordinasikan komite lintas kelas, paguyuban kelas, dan membangun kerjasama dengan pihak luar sekolah.
Akuntabilitas dan Keterbukaan dalam pengelolaan sekolah di SDN Maron Wetan 1 yang melibatkan PSM, sangat berdampak pada terciptanya pembelajaran yang aktif, inovatif kreatif, efektif, dan menyenangkan atau PAIKEM. Berbagai kebutuhan untuk menciptakan pelaksanaan PAIKEM dapat terfasilitasi secara efektif. Bahkan di kelas rendah, tidak jarang anggota paguyuban kelas membantu guru dalam proses pembelajaran.
Beberapa hal yang dapat dilihat dari dampak implementasi MBS di sekolah ini diantaranya,
(1) model kepemimpinan kepala sekolah yang menguatkan dukungan terhadap pelaksanaan MBS untuk mendukung keberhasilan pembelajaran,
(2) Peran serta masyarakat yang terlibat aktif dalam proses manajemen sekolah, mulai pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pendidikan di sekolah.
(3) Dampak MBS yang riil terjadi dalam pembelajaran yaitu guru berhasil menciptakan proses belajar efektif dan menyenangkan, serta mendorong siswa untuk aktif dan kreatif. Beberapa contoh yang dapat dilihat dari proses pembelajaran di kelas yang difasilitasi sekolah, yaitu:
• Memfasilitasi pemanfaatan media pembelajaran yang dimanfaatkan sepenuhnya oleh siswa untuk belajar.
• Memfasilitasi siswa mengkreasi hasil karya yang ditulis dengan kata-kata dan gagasannya sendiri.
• Memfasilitasi keterlibatan siswa dalam menilai dan memberikan saran terhadap hasil karya temannya
• Memfasilitasi pembelajaran secara berkelompok sehingga mendorong siswa untuk aktif bekerjasama
• Memfasilitasi siswa mempresentasikan hasil karyanya
• Memfasilitasi siswa memajangkan hasil karyanya di papan pajangan kelas.
• Memfasilitasi siswa mengembangkan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Tartil Qur'an, Olahraga, Pramuka, Seni Musik, Seni Tari, Seni Lukis, dll yang dibantu oleh komite sekolah.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: