Begini Kondisi Pasar Cokro Pasca Seorang Pedagang Positif Covid-19, Sepi Tidak Ada yang Berjualan
Автор: Tribun Solo Official
Загружено: 2020-07-16
Просмотров: 303
Описание:
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Pasca seorang pedagang minuman di Pasar Cokro Kembang, Tulung, Klaten,pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (15/7/2020).
Dampaknya, Pasar Cokro Kembang ditutup sementara selama 3 hari.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, Kamis (16/7/2020) kondisi Pasar Cokro Kembang kini sepi.
Kios-kios yang berada di sekitar pasar terlihat tertutup rapat.
Pintu masuk berbahan besipun terlihat terkunci rapat, menandakan tak ada pedagang yang berjualan disana.
Kondisi didalam pasar pun terlihat sepi, hanya beberapa orang yang sedang melakukan aktivitas penyemprotan disenfektan.
Dagangan yang berada di los dalam pasar pun tertutupi dengan terpal.
Saat TribunSolo.com menghubungi Kepala Desa Daleman Mursito, kepada TribunSolo.com, ia mengatakan mulai Kamis (16/7/2020) Pasar Cokro tidak dibuka.
"Pasca seorang pedagang minuman di Pasar Cokro Kembang terkonfirmasi positif Covid-19, kami selaku pemdes menutup sementara Pasar," kata Mursito.
Mursito mengatakan menutup pasar yang dulu merupakan pabrik gula zaman kolonial Belanda hingga hingga Sabtu, (18/7/2020).
"Sementara kami tutup 3 hari, mudah-mudahan kondusif, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang," ucap Mursito.
Dalam penutupan sementara pasar yang di kelola Pemerintah Desa Daleman, akan dilakukan penyemprotan disenfektan selama 3 hari.
"Dalam 3 hari ini, kami akan semprot pasar dengan desinfektan setiap pagi dan sore," ujar Mursito.
Mursito mengungkapkan alasan menutup Pasar Cokro Kembang sementara untuk pencegahan dan memutus persebaran Covid-19.
"Demi kebaikan bersama, pasar sementara kami tutup untuk mencegah serta memutus mata rantai persebaran Covid-19," ungkap Mursito. (*)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: