PEMBENTUKAN PARTAI POLITIK ISLAM PART 3
Автор: ChannelKaffah
Загружено: 2025-06-17
Просмотров: 1191
Описание:
Mau Tambah Ilmu dan Iman dan Akhlak dengan Pengetahuan,
Silahkan Ke : https://tk.tokopedia.com/ZSMWQx94k/
Adapun bagaimana munculnya partai ideologis
secara alami dalam tubuh umat yang menghendaki
kebangkitan, berikut ini penjelasannya.
Umat merupakan satu tubuh yang tidak terpisahpisahkan.
Umat dalam bentuk utuhnya adalah seperti
manusia. Sebagaimana manusia, apabila ia sakit parah - yang hampir membawanya kepada kematian- kemudian
mulai berangsur-angsur sembuh, maka kesembuhan itu
menjalar ke seluruh tubuhnya secara menyeluruh. Demikian
pula umat yang mengalami kemunduran, mereka bagaikan
orang yang sakit. Apabila kesembuhan itu mulai menyebar
di dalamnya, maka kesembuhan itu menyebar ke seluruh
tubuh umat, karena umat merupakan satu kelompok
manusia yang satu. Kehidupan bagi umat adalah fikrah yang
disertai thariqah untuk menerapkan fikrah. Dari gabungan
keduanya fikrah dan thariqah terciptalah apa yang disebut
dengan ideologi (yakni ideologi Islam).
Semata-mata adanya ideologi di tengah umat tidaklah
cukup untuk membangkitkan kehidupan dalam umat. Tetapi
tertunjukinya mereka pada ideologi itu, dan diamalkannya
ideologi itu dalam aktivitas kehidupan merekalah yang
menjadikan umat itu hidup. Sebab, kadangkala ideologi
telah ada di kalangan umat dalam warisan tasyri’ (hukum),
tsaqafah, dan sejarah umat, tetapi mereka mengabaikannya,
yakni lalai dalam fikrahnya, atau thariqahnya, atau
penggabungan antara keduanya. Dalam situasi seperti ini,
semata-mata adanya fikrah dan thariqah, tidak akan
menciptakan kebangkitan.
Kehidupan biasanya akan menjalar pada tubuh umat
tatkala umat mengalami goncangan yang dahsyat dalam
masyarakat, yang mengakibatkan timbulnya rasa kebersamaan.
Rasa kebersamaan ini akan membuat mereka
berpikir, menghasilkan berbagai premis sebagai hasil dari
pencarian sebab-musabab goncangan tersebut, serta cara cara yang langsung dan tidak langsung untuk membebaskan
diri dari goncangan itu.
Hanya saja, sekalipun rasa kebersamaan ini satu dan
menyeluruh dalam masyarakat di antara individuindividunya,
tetapi intensitasnya berbeda pada masingmasing
orang, sesuai dengan kemampuan yang diberi Allah
kepadanya, dan sesuai dengan kesiapan maksimal yang
mereka punyai. Karena itu, tertunjukinya mereka kepada
fikrah itu masih tetap tersembunyi sampai pengaruhnya
terakumulasi. Pada awalnya pengaruh itu terpusat pada
orang-orang yang mempunyai perasaan yang lebih tajam
dan tinggi, yang membangunkan mereka, memberi inspirasi
pada mereka, dan membangkitkan gerak mereka. Maka,
pertama-tama harga diri (kehormatan dan kemuliaan)
dalam hidup akan nampak pada orang-orang semacam ini.
Pada mereka yang mempunyai perasaan yang lebih
tajam ini, tertanam perasaan kejamaahan yang kuat, serta
terintegrasi fikrah. Maka mereka akan bergerak dengan
penuh kesadaran dan pemahaman. Mereka adalah mutiaramutiara
umat dan kelompok yang sadar dalam tubuh umat.
Hanya saja, kelompok yang sadar ini pada awalnya
akan mengalami keresahan dan kebingungan. Mereka
menyaksikan jalan yang beraneka-macam dan
kebingungan menentukan jalan manakah yang harus
ditempuh. Tetapi gerakan sadar ini, yang terdapat dalam
kelompok yang dipenuhi semangat kejamaahan itu,
berbeda-beda inten-sitasnya. Dengan demikian manthiqul
ihsas (logika yang didasarkan pada fakta-fakta terindera) sebagian individunya lebih kuat daripada individu lainnya.
Maka satu golongan yang terpilih dan istimewa dari
kelompok yang sadar tersebut -setelah melakukan kajian
dan pembahasan yang mendalam- akhirnya memilih salah
satu jalan dari beberapa jalan yang ada dan merumuskan
tujuan yang akan dicapai, seba-gaimana mereka akhirnya
dapat memahami metode yang jelas, lalu menggunakan
metode itu untuk mencapai tujuan. Dengan demikian,
mereka telah mendapat petunjuk kepada suatu ideologi
dengan fikrah dan thariqahnya, meyakininya sebagai suatu
akidah yang dalam, menghayatinya, dan menjadi akidah
bagi mereka. Akidah ini -beser ta tsaqafah par taiselanjutnya
menjadi ikatan di antara individu dalam
kelompok ini. Dan tatkala seseorang telah menginternalisasikan
sebuah ideologi dalam dirinya, ia tidak akan mampu untuk
tetap menyimpannya. Bahkan ideologi itu akan mendorong
para penganutnya untuk mendakwahkannya. Kegiatan
mereka akan senantiasa mengikuti ideologi itu, yakni berjalan
sesuai dengan manhajnya, dan terikat dengan batasannya.
Bagi Saudara-saudari Muslim dan Non Muslim yang Ingin diskusi, Bertanya atau Sedang Cari Pengajian, Boleh WA ke 08117381282, Kami siap Sharing dan Saling Membantu ya.
#IslamKaffah #Khilafah #Syariah #Dakwah #Islam #MuslimCommunity #IslamicTeachings #PelaksanaanSyariah #Khilafah yangHak #IslamicAwareness #PeacefulIslam #DakwahKembali #UnityInIslam #SpiritualJourney #IslamicLifestyle #FaithAndPractice #IslamicValues #GodsGuidance #SpreadIslam
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: