Medsos Penyebar Hoaks SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi Tetap Diproses Hukum, Meski Sudah Minta Maaf
Автор: SURYAMALANG. com (SURYAMALANG.com)
Загружено: 2026-01-08
Просмотров: 2757
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
SURYAMALANG.COM – Partai Demokrat tetap ngotot memperkarakan akun media sosial yang dituding memfitnah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meskipun akun-akun tersebut telah meminta maaf dan menghapus kontennya.
Menurut Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam, video-video yang diunggah akun tersebut telah menimbulkan efek destruktif yang luar biasa.
Saat tampil dalam acara Head to Head yang tayang di kanal YouTube CNN Indonesia pada Rabu (7/1/2026), Khoirul Umam menyebut bahwa sebelum pelaporan ke polisi, pihaknya telah melayangkan somasi di ruang publik terhadap empat akun media sosial.
Somasi memang tidak disampaikan secara personal. Namun, menurutnya, dengan menyampaikannya ke ruang publik, secara otomatis akun-akun tersebut akan mengetahuinya.
“Proses inilah yang kemudian kami harapkan muncul goodwill dari semua pihak,” katanya.
Umam lalu mencontohkan akun @Kajian Online yang langsung merespons somasi tersebut dengan meminta maaf serta menghapus atau menurunkan (take down) beberapa materi yang dinilai tidak benar.
“Itu sebagai bagian dari pendidikan politik,” tegas Umam.
Pernyataan Khoirul Umam tersebut langsung dibantah Agri Fanani yang juga menjadi salah satu terlapor dalam kasus ini.
“Itu bukan pendidikan politik. Karena @Kajian Online sudah take down, sudah minta maaf, tetapi tetap dilaporkan dan namanya tercantum dalam LP (laporan polisi),” sahut Agri Fanani.
Khoirul Umam kemudian beralasan bahwa efek destruktif dari unggahan tersebut sangat besar.
“Dalam konteks itu, yang kami inginkan adalah proses ini disampaikan secara lebih terbuka,” ujarnya.
Umam juga tidak menutup kemungkinan adanya upaya restorative justice ke depannya.
“Nah, ini yang kemudian kami letakkan basisnya pada klarifikasi. Kalau sudah all good, tidak ada masalah dengan itu,” katanya.
Agri Fanani kembali menyela dan menyebut bahwa @Kajian Online telah meminta maaf tetapi tetap dilaporkan.
“Lantas buat apa? Mereka sudah minta maaf dan klarifikasi. Itu juga bagian dari upaya memberikan ruang terbuka. Supaya nanti permohonan maaf dan klarifikasi itu jelas maksudnya,” ujarnya.
Umam kembali menegaskan bahwa efek destruktif dari video-video yang diunggah tersebut sangat besar dan pihaknya tidak mudah mengimbangi dampak tersebut.
“Upaya kami mengklarifikasi satu per satu, sementara spiral effect-nya ke mana-mana,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat melalui Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP), Muhajir, melaporkan empat akun media sosial ke Polda Metro Jaya karena menuding SBY sebagai dalang kasus ijazah Jokowi.
Dalam salinan bukti laporan polisi bernomor STTLP/B/97/1/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, Muhajir melaporkan dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong.
“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan/atau Pasal 263 ayat (2) dan/atau Pasal 264 KUHP,” demikian dikutip dari salinan surat laporan yang diterima Kompas.com.
Adapun empat akun media sosial yang dilaporkan adalah:
1. YouTube @AGRI FANANI
2. YouTube @Bang Boy YTN
3. YouTube @Kajian Online
4. TikTok @sudirowibudhiusmp
Dalam laporan tersebut, akun @AGRI FANANI menampilkan cuplikan video bertuliskan “Anak emas SBY, korupsi terbesar sepanjang sejarah RI”.
Sementara itu, akun YouTube @Bang Boy YTN membuat judul, “KEBONGKAR SIASAT BUSUK SBY DI BALIK SOMASI KE KETUA YOUTUBER NUSANTARA, TERNYATA UNTUK TANGKIS AIB INI”.
Untuk akun YouTube @Kajian Online, disebut memuat konten berjudul, “SBY Resmi Jadi Tersangka Baru Fitnah Ijazah Jokowi, Langsung Pingsan Sampai Dilarikan ke Rumah Sakit”.
Sedangkan akun TikTok @sudirowibudhiusmp memuat konten terkait sepuluh bukti Demokrat terlibat dalam polemik dugaan ijazah palsu Jokowi.
“Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan. Selanjutnya, pelapor mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan pengaduan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” demikian penutup surat laporan tersebut.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Alasan Medsos Penyebar Isu SBY Dalang Kasus Ijazah Jokowi Tetap Dilaporkan, Meski Sudah Minta Maaf, https://surabaya.tribunnews.com/news/....
Editor Video : Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Uploader: Erwin Joko Prasetyo
WEBSITE:
http://suryamalang.com/
INSTAGRAM:
/ suryamalang
FACEBOOK:
/ suryamalang.tribun
#suryamalang
#malang
#ngalam
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: