Trump Rencanakan Pangkalan Militer Raksasa di Gaza: 26 Menara Lapis Baja dan Bunker Bawah Tanah
Автор: Tribun Jateng
Загружено: 2026-02-20
Просмотров: 5266
Описание:
Rencana ini dilaporkan oleh The Guardian, setelah media tersebut memperoleh salinan catatan kontrak Dewan Perdamaian, sebuah lembaga yang dibentuk oleh Trump.
Menurut laporan itu, pangkalan militer yang direncanakan tergolong raksasa karena akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 350 hektar. Lokasi tersebut disiapkan sebagai pangkalan operasi militer bagi pasukan stabilisasi internasional di masa depan, yang direncanakan sebagai pasukan multinasional dengan personel khusus.
Pasukan multinasional ini berada di bawah naungan Dewan Perdamaian yang baru dibentuk untuk mengelola Gaza. Dewan tersebut diketuai langsung oleh Donald Trump, dengan menantunya, Jared Kushner, turut berperan dalam kepemimpinan organisasi.
Dokumen rencana yang ditinjau The Guardian merinci pembangunan bertahap sebuah kompleks militer berukuran sekitar 1.400 meter kali 1.100 meter. Kompleks itu akan dikelilingi 26 menara pengamatan lapis baja yang dipasang di atas trailer, dilengkapi lapangan tembak senjata ringan, bunker, gudang peralatan militer, serta pagar kawat berduri di sekeliling area.
Benteng-benteng tersebut direncanakan dibangun di wilayah dataran tandus di Gaza selatan. The Guardian menyebut telah melihat rekaman video dari lokasi yang dimaksud. Sumber yang mengetahui perencanaan tersebut mengatakan bahwa sejumlah kecil peminat tender, yakni perusahaan konstruksi internasional berpengalaman di zona konflik, telah mengunjungi lokasi itu.
Laporan tersebut juga menyoroti langkah Indonesia yang menawarkan pengiriman hingga 8.000 personel. Disebutkan bahwa Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, termasuk salah satu dari empat pemimpin Asia Tenggara yang dijadwalkan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington, D.C.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa disebut telah memberi wewenang kepada Dewan Perdamaian untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional sementara di Gaza. Menurut PBB, pasukan ini akan bertugas mengamankan perbatasan Gaza, menjaga perdamaian, melindungi warga sipil, serta melatih dan mendukung pasukan polisi Palestina yang diakui.
Namun laporan tersebut menyebut belum jelas aturan keterlibatan pasukan keamanan Israel jika terjadi pertempuran baru, penembakan berulang, atau serangan dari Hamas. Peran pasukan stabilisasi ini dalam melucuti senjata Hamas, yang menjadi syarat Israel untuk melanjutkan rekonstruksi Gaza, juga masih belum ditentukan.
Meski lebih dari 20 negara bergabung dengan Dewan Perdamaian, sebagian besar negara di dunia dilaporkan menolak untuk berpartisipasi. Walau pembentukannya disetujui oleh PBB, piagam organisasi tersebut disebut memberikan kepemimpinan dan kendali permanen kepada Donald Trump.
Rencana pembangunan juga mencakup jaringan bunker bawah tanah, masing-masing berukuran sekitar enam meter panjang, empat meter lebar, dan dua setengah meter tinggi, dengan sistem ventilasi canggih untuk perlindungan pasukan. Dokumen kontrak menyebut kontraktor diwajibkan melakukan survei geofisika guna mendeteksi rongga, terowongan, atau lubang bawah tanah besar, yang diduga merujuk pada jaringan terowongan Hamas di Gaza.
Dokumen tersebut juga memuat ketentuan bertajuk Protokol Sisa-Sisa Manusia, yang menyatakan bahwa jika ditemukan sisa-sisa manusia atau artefak, seluruh pekerjaan di sekitar lokasi harus dihentikan dan segera dilaporkan.
Menurut Badan Pertahanan Sipil Gaza, sekitar 10.000 jenazah warga Palestina diyakini masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan. Hingga kini, kepemilikan lahan tempat pangkalan militer itu akan dibangun belum jelas, sementara sebagian besar wilayah Gaza selatan berada di bawah kendali Israel.
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sedikitnya 1,9 juta warga Palestina telah mengungsi selama perang berlangsung.
#trump #gaza #pangkalanmiliter
News Anchor : Ayu Trianasari
Video Editor : daf
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk dapatkan pengalaman baru
Jangan sampai ketinggalan informasi terupdate dan berita pilihan Tribun Jateng. Ikuti saluran kami di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGG...
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: