STASIUN DURI TUJUANNYA KEMANA DAN SEJARAHNYA
Автор: HARLIE BROTHER
Загружено: 2025-04-01
Просмотров: 637
Описание:
@HARLIEBROTHER
#cara #reels #indonesia #shortvideo #stasiun #stasiunduri #keretaapi #keretaapiindonesia #kereta #tiketgratis #bandara #soekarnohattaairport #keretabandara
Stasiun Duri (DU) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Jalan Duri Utara, tepatnya di perbatasan antara Duri Utara dengan Kali Anyar, Tambora, Jakarta Barat; terletak pada ketinggian +9 m; melayani kereta api komuter serta bandara menghubungkan DKI Jakarta dengan wilayah barat Jabodetabek meliputi Kota Tangerang, Banten dengan jarak 5 km arah timur laut dari Kampung Bandan.
Nama lainStasiun Pos DuriLokasi
Jalan Duri Utara
Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, 11270
Indonesia
Koordinat6°9′22.6872″S 106°48′3.8268″EKetinggian+9 mOperator
KAI Commuter
Otoritas transitBadan Pengelola Transportasi JabodetabekLetak
km 3+288 lintas Batavia BOS–Tanah Abang–Rangkasbitung–Merak
km 0+000 lintas Duri–Tangerang[1]
Jumlah jalur5LayananKereta bandara: Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta
Komuter: Commuter Line Cikarang
Stasiun ini terletak di permukiman penduduk yang sangat padat. Sebelum 2013, di sekitar stasiun terdapat banyak gubuk-gubuk liar dan pedagang kaki lima. Namun sejak digusur pada bulan Mei 2013, stasiun ini telah bersih dari pedagang, meskipun sempat memblokir jalur KRL yang mengakibatkan terganggunya jadwal KRL.
Stasiun Duri awalnya adalah sebuah halte yang dibuka pada 2 Januari 1899 oleh perusahaan kereta api Negara, Staatssporwegen (SS). Dibangun bersamaan dengan rencana pengoperasian jalur KA Jakarta-Angke-Rangkasbitung. Terdapat percabangan ke Tangerang sepanjang 23 km dengan lebar jalur 1067 mm. Kemudian pada tahun yang sama, tepatnya tanggal 1 Oktober SS diresmikan jalur kereta api Duri-Rangkasbitung sepanjang 76 km. Selanjutnya diteruskan ke Serang dan Anyer tahun 1900.[6][7] Dahulu, di arah selatan dari jalur 1 terdapat percabangan sepanjang 2,5 km ke Pabrik Gas PGN milik Nederlandsch-Indische Gasmaatschappij (NIGM) untuk melayani angkutan gas. Namun saat ini percabangan percabangan itu sudah tidak beroperasi. Pabrik ini dibangun pada tahun 1859 yang terletak di sisi utara Gang Ketapang yang kini menjadi Jalan K.H. Zainul Arifin. Lokasi bekas pabrik gas ini sekarang digunakan sebagai kantor pusat PT Perusahaan Gas Negara Tbk.[8] Bekas rel dan persimpangan dari jalur ini tidak lagi terlihat karena tertimbun aspal
Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api. Jalur 1 digunakan sebagai sepur belok untuk Commuter Line Cikarang arah Angke hingga Cikarang via Pasar Senen, sedangkan jalur 2 merupakan sepur lurus untuk Commuter Line Cikarang arah Tanah Abang hingga Cikarang via Manggarai. Jalur 3 dan 4 merupakan pemberhentian untuk Commuter Line Basoetta arah Manggarai dan Soekarno-Hatta dan Jalur 5 merupakan jalur terminus untuk Commuter Line Tangerang dari dan arah Tangerang.
Bangunan Stasiun Duri telah dirombak pada 2017–2018 dan kini memiliki dua lantai dengan lift dan eskalator mengingat stasiun ini menjadi salah satu stasiun pemberhentian KA Bandara Soekarno-Hatta.[9][10] Bangunan stasiun sebelumnya yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen telah dirobohkan karena terkena dampak pembangunan bangunan baru stasiun.
Per 8 September 2022, akses pintu barat Stasiun Duri yang terhubung dengan Jalan Kalianyar X telah beroperasi untuk keluar masuk penumpang
Pada tanggal 28 April 2013, seorang wanita lansia tewas ditabrak KRL Bogor-Jatinegara. Korban tewas di tempat.[12]
Pada tanggal 13 April 2016, seorang pria paruh baya tewas ditabrak KRL Duri-Tangerang. Korban tewas di tempat dan terduduk di tengah rel.[13]
Pada tanggal 11 Agustus 2020, puluhan rumah di kawasan padat penduduk Pasar Duri terbakar habis akibat korsleting listrik. Akibatnya, perjalanan malam KRL di Stasiun Duri dihentikan sementara.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: