Mama-Mama Timor Melawan Perbudakan Seksual Dengan Tato
Автор: VICE Indonesia
Загружено: 2018-12-22
Просмотров: 364827
Описание:
Klik CC untuk subtitle Bahasa Indonesia.
Ketika tentara Jepang menduduki Asia Tenggara selama Perang Dunia II, ribuan gadis lokal diculik demi memenuhi kebutuhan seks militer. Di pulau kecil Timor, para perempuan lokal melawan balik. Mereka memanfaatkan celah budaya Jepang yang menghormati perempuan sudah menikah untuk menyelamatkan diri dari perbudakan seksual.
Caranya: para gadis di Malaka, Timor, sengaja menato tubuh sendiri untuk menandai diri sudah "tidak gadis lagi," berdasarkan kepercayaan setempat. Rencana itu berhasil. Tentara-tentara Jepang tidak berani mengusik perempuan-perempuan Malaka, sehingga mereka selamat dari kehidupan suram yang dialami ratusan ribu korban Ianfu lainnya.
Menurut para tetua, ritual ini tidak berlanjut akibat menguatnya stigma kriminal bagi orang yang bertato pada era Orde Baru. Kini, hanya sedikit perempuan bertato tersisa di Timor. Koresponden VICE, Kathleen Malay, mengunjungi mama-mama pemberani dan bertato itu, mendengar cerita heroik mereka.
Video, artikel sehari-hari, dan lebih banyak lagi: http://vice.co.id
Like VICE Indonesia di Facebook: http://fb.com/VICEID
Follow VICE Indonesia di Twitter: / vice_id
Follow kami di Instagram: / viceind
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: