Banting Setir & Tenaga Honorer Bidan, Hilma Kini Raup Puluhan Juta Berkat Usaha Hampers Kue Lebaran
Автор: Tribun Timur
Загружено: 2026-03-12
Просмотров: 464
Описание:
#tribuntimur #tribunviral #bantingsetir #tenagahonorer #usahahampers #kuelebaran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Ramadan membawa berkah bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Salah satunya dirasakan Hilma, pelaku usaha hampers kue kering rumahan yang kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Usaha miliknya beroperasi di sebuah kompleks perumahan di Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.
Di rumah produksinya, aktivitas pembuatan kue kering tampak sibuk sejak pagi.
Para pekerja terlihat menimbang adonan, memanggang kue, hingga mengemas hampers yang siap dikirim ke pembeli.
Sebelum menjadi pengusaha, Hilma diketahui bekerja sebagai tenaga honorer bidan.
Namun setelah menikah, perempuan kelahiran 15 Mei 1995 itu memilih fokus menjalankan usaha rumahan yang berawal dari hobinya membuat kue.
Kemampuan membuat kue Ibu dua anak ini dipelajari secara otodidak.
Usaha yang kini dikenal dengan nama Ayra Cookies itu mulai ia rintis sejak tahun 2015.
Awalnya Hilma hanya membuat kue dalam jumlah kecil untuk pesanan teman dan kerabat.
Namun seiring waktu, permintaan terus meningkat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Ia kemudian mulai mengembangkan usaha hampers kue kering untuk memenuhi permintaan pasar.
Selain di Maros, ia juga sudah punya satu rumah produksi kue kering lainnya di Kabupaten Pangkep.
Hilma mengatakan pesanan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” katanya saat ditemui di rumah produksinya.
Menurutnya, pada Ramadan tahun sebelumnya produksi hampers hanya sekitar 300 paket.
Sementara pada Ramadan tahun ini jumlah pesanan bisa mencapai sekitar 1.000 paket selama bulan puasa.
Hampers yang dijual terdiri dari dua kategori, yakni paket reguler dan premium.
Untuk hampers reguler dijual mulai dari harga Rp65 ribu.
Sedangkan hampers premium dibanderol mulai dari Rp150 ribu per paket.
Selain hampers, Hilma juga menjual berbagai jenis kue kering dalam kemasan toples.
Untuk paket reguler tersedia sekitar 17 varian kue.
Sementara pada paket premium terdapat sekitar 10 varian kue yang bisa dipilih pembeli.
“Yang paling banyak dicari biasanya nastar sama cokelat stik,” ujarnya.
Harga kue kering tersebut dijual mulai Rp25 ribu hingga Rp65 ribu per toples.
Meningkatnya jumlah pesanan membuat Hilma harus melibatkan lebih banyak tenaga kerja.
Saat ini ia mempekerjakan lima pekerja tetap di rumah produksi.
Selain itu, hingga 17 orang pekerja tambahan juga turut membantu saat pesanan meningkat.
"Sebagian besar pekerja tersebut merupakan tetangga dan anggota keluarga," bebernya.
Menurut Hilma, salah satu tujuan ia membuka usaha ini memang untuk membantu membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekitarnya.
“Alhamdulillah bisa melibatkan keluarga dan tetangga untuk ikut bekerja,” katanya.
Tak hanya melayani pesanan dari Maros dan sekitarnya, produk kue kering buatannya juga sudah dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.
Beberapa pesanan bahkan datang dari Kalimantan hingga Papua.
Hilma mengaku lonjakan pesanan saat Ramadan membuat omzet usahanya bisa mencapai puluhan juta.
"Alhamdulillah sudah mencapai 2 digit," tutupnya.
Sumber : Nurul
Narator : Rasni Gani
Supporting : Muh Khairan Kamil ( Mhs Magang Unhas)
Editor Video : Muh Khairan Kamil ( Mhs Magang Unhas) Sanovra J.R
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: