Ogah Tiru Eggi Sudjana Cs! Rustam Effendi Pilih Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi, Ngaku Ditawari RJ
Автор: Tribun Kaltim Official
Загружено: 2026-01-23
Просмотров: 1802
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUNKALTIM.CO - Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rustam Effendi, menegaskan akan terus melawan proses hukum yang menjeratnya.
Ia menolak keras status ketersangkaan tersebut, namun memastikan tidak akan menempuh jalur Restorative Justice (RJ) sebagaimana yang dilakukan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis (DHL).
Rustam menyatakan sikapnya berbeda dengan Eggi dan Damai yang memilih RJ setelah bertemu Jokowi di Solo.
Menurutnya, perjuangan dalam kasus ijazah Jokowi bukan semata kepentingan pribadi, melainkan upaya membuka kebenaran yang dinilai penting bagi publik dan bangsa.
RJ sendiri merupakan pendekatan penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan dan keharmonisan sosial melalui dialog antara pelapor dan terlapor, tanpa melanjutkan proses pidana ke tahap pengadilan.
Rustam menegaskan bahwa ia menolak status tersangka karena merasa juga berposisi sebagai pelapor di Bareskrim Polri bersama Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Meski demikian, ia menegaskan tidak akan mengajukan RJ karena ingin persoalan ijazah Jokowi benar-benar terungkap secara tuntas.
Menurut Rustam, jika semua pihak memilih RJ, maka seluruh perjuangan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun akan berakhir tanpa kejelasan substansi.
Ia berharap polemik serupa tidak terulang di masa depan.
Terkait keputusan Eggi dan Damai menempuh RJ, Rustam mengaku menghormati pilihan tersebut.
Namun ia bersama Kurnia Tri Rohyani dan Muhammad Rizal Fadillah yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menyatakan sepakat untuk terus maju menghadapi proses hukum, apa pun risikonya.
TPUA sendiri merupakan organisasi yang selama ini mempermasalahkan keabsahan ijazah Jokowi, dengan Eggi Sudjana sebagai ketua dan Damai Hari Lubis sebagai koordinator advokat.
Sebelumnya, Rustam juga mengungkap bahwa dirinya kerap menerima tawaran untuk menempuh RJ dari pihak-pihak yang disebut sebagai “orang-orang Jokowi”.
Ia menegaskan bahwa tawaran tersebut tidak disertai iming-iming uang atau proyek, melainkan ajakan langsung untuk berdamai melalui RJ.
Rustam menyebut bahwa salah satu pihak yang secara terbuka mengajaknya mengajukan RJ adalah Farhat Abbas.
Farhat diketahui merupakan kuasa hukum Paiman Raharjo, mantan Rektor Universitas Prof. Moestopo, yang dilaporkan Roy Suryo dan kawan-kawan terkait tudingan pemalsuan ijazah Jokowi.
Paiman sendiri kemudian melaporkan balik Roy Suryo cs ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.
Dalam perkara tersebut, Farhat Abbas juga sempat meminta Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan Roy Suryo dan kawan-kawan melakukan perbuatan melawan hukum.
Menanggapi pernyataan Rustam, Ketua Peradi Bersatu Ade Darmawan menilai ajakan RJ tersebut kemungkinan dilandasi niat baik dan bukan untuk menawarkan keuntungan tertentu.
Penulis: Fachri Mahayupa
Sumber: Tribunnews.com
Editor: Jofan Giantirta
Uploader: Jofan Giantirta
#rustameffendi #ijazahjokowi #eggisudjana #roysuryocs #farhatabbas #polemikijazahjokowi
0:00 Rustam Effendi Ogah Tiru Eggi Sudjana Cs!
0:57 Klaster Pertama Menyusut, Rustam Bertahan
1:52 Tolak Status Tersangka, Tapi Ogah Ajukan RJ
2:56 Ngaku Banyak Ditawari RJ, Sebut Nama Farhat Abbas
4:06 Wawancara Rustam Effendi
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: