ycliper

Популярное

Музыка Кино и Анимация Автомобили Животные Спорт Путешествия Игры Юмор

Интересные видео

2025 Сериалы Трейлеры Новости Как сделать Видеоуроки Diy своими руками

Топ запросов

смотреть а4 schoolboy runaway турецкий сериал смотреть мультфильмы эдисон
Скачать

Kolaborasi Dishub Buleleng & Rumah Plastik Sulap Limbah Plastik Jadi Papan Nama Jalan

Автор: Pemkab Buleleng

Загружено: 2026-02-11

Просмотров: 51

Описание: Konsep mempercantik kota dengan memanfaatkan limbah plastik daur ulang diwujudkan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui kolaborasi Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng bersama Rumah Plastik Mandiri Buleleng. Inovasi papan nama jalan berbahan sampah plastik daur ulang ini menjadi bagian dari penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja yang mengedepankan estetika, fungsi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menyampaikan bahwa gagasan ini berawal dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dalam merancang gerakan baru penataan kota, khususnya di kawasan strategis Titik Nol.
“Penataan kawasan tidak hanya harus aman dan tertib, tetapi juga ramah lingkungan. Lampu penerangan jalan dirancang menggunakan PJUTS, kabel ditanam di bawah tanah, dan untuk papan nama jalan kami berpikir kenapa tidak memanfaatkan sampah plastik,” jelasnya saat dikonfirmasi di Rumah Plastik Mandiri Desa Petandakan, Rabu (11/2).
Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui diskusi internal dan kolaborasi dengan Rumah Plastik Mandiri Buleleng. Proses perancangan memerlukan waktu cukup panjang karena harus menyesuaikan dengan ketentuan Kementerian Perhubungan terkait fasilitas jalan, sekaligus menghadirkan desain yang original dan memiliki identitas Buleleng.
Sementara itu, Eka Darmawan selaku pemilik Rumah Plastik Mandiri Buleleng menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng kepada timnya dalam mengeksekusi program tersebut.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng yang telah mempercayai kami. Ini merupakan kehormatan bagi kami karena secara pribadi ini adalah proyek pertama yang akan bisa dinikmati terus-menerus oleh masyarakat dan berada di ruang publik,” ujarnya.
Eka menjelaskan, dari sisi desain pihaknya berupaya menghadirkan papan nama jalan yang sangat berbeda dibandingkan daerah lain, tanpa mengesampingkan petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku.
“Juknis dari Dinas Perhubungan tetap kami gunakan 100 persen. Namun kami menambahkan ciri khas, mulai dari penggunaan material plastik jenis HDPE yang aman dan tahan cuaca, sentuhan seni Bali, hingga rencana penambahan ukiran dengan gaya Bali,” jelasnya.
Selain itu, papan nama jalan ini dirancang bersifat dinamis, di mana terdapat bagian yang dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan momentum atau agenda tertentu, seperti peringatan HUT Kota Singaraja atau Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari sisi teknis, Eka memaparkan bahwa untuk memproduksi 10 papan nama jalan beserta tiangnya dibutuhkan sekitar 880 kilogram plastik dalam kondisi sudah tercacah. Jika dihitung dari sampah plastik mentah yang belum dicacah, jumlahnya mencapai lebih dari 1 ton.
“Seluruh sampah plastik tersebut dikumpulkan dari jaringan binaan kami berupa bank sampah dan TPST yang tersebar di seluruh Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.
Terkait waktu pengerjaan, Eka menyebutkan bahwa proses terlama justru berada pada tahap pengumpulan bahan baku. Namun setelah material tersedia, proses produksi relatif cepat dengan dukungan peralatan yang memadai.
“Untuk satu papan nama, pengerjaan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Secara keseluruhan, dari pengumpulan hingga pemasangan, 10 papan nama dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan,” tambahnya.


Dalam tahap awal penataan kawasan Titik Nol, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng membutuhkan 10 papan nama jalan untuk lima ruas jalan, masing-masing dipasang di awal dan akhir ruas. Desain papan nama jalan berbahan plastik daur ulang ini juga direncanakan akan didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) milik Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng melalui BRIDA.



Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah plastik, tetapi juga mampu mengangkat citra Kabupaten Buleleng sebagai daerah yang inovatif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan, sekaligus menjadi contoh yang dapat direplikasi oleh daerah lain.

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Kolaborasi Dishub Buleleng & Rumah Plastik Sulap Limbah Plastik Jadi Papan Nama Jalan

Поделиться в:

Доступные форматы для скачивания:

Скачать видео

  • Информация по загрузке:

Скачать аудио

Похожие видео

ЗАБУДЬТЕ ПРО КАМНИ И ОТЕКИ! Правило питья воды для тех, кому за 50 | ОБЪЯСНЕНИЯ

ЗАБУДЬТЕ ПРО КАМНИ И ОТЕКИ! Правило питья воды для тех, кому за 50 | ОБЪЯСНЕНИЯ

KPK Ungkap Oknum Bea Cukai Sewa Apartemen untuk Simpan Uang dan Emas | iNews Terkini

KPK Ungkap Oknum Bea Cukai Sewa Apartemen untuk Simpan Uang dan Emas | iNews Terkini

BITCOIN GAGAL HOLD STRUKTUR INI & CRYPTO ALAMAI LIKUIDASI SEBESAR 461JT USD ! PERSIAPAN VOLATILITY

BITCOIN GAGAL HOLD STRUKTUR INI & CRYPTO ALAMAI LIKUIDASI SEBESAR 461JT USD ! PERSIAPAN VOLATILITY

BUMN Bergejolak, Apakah Prabowo Siap Tindak dengan Rombakan? | Sindo Files Weekend | 07/02

BUMN Bergejolak, Apakah Prabowo Siap Tindak dengan Rombakan? | Sindo Files Weekend | 07/02

150 самых захватывающих видеороликов о работе удивительных машин, инструментов и рабочих, запечат...

150 самых захватывающих видеороликов о работе удивительных машин, инструментов и рабочих, запечат...

Ngopi bareng BKPSDM Kab. Kotabaru #3 Percepatan Pembangunan Manajemen Talenta

Ngopi bareng BKPSDM Kab. Kotabaru #3 Percepatan Pembangunan Manajemen Talenta

Запрещенная страна! Кому выгодна Северная Корея и как она выживает?

Запрещенная страна! Кому выгодна Северная Корея и как она выживает?

Как делается пряжа из крапивы для ручного ткачества

Как делается пряжа из крапивы для ручного ткачества

[FULL] Menkeu Purbaya Blak-Blakan Soal Ekonomi Syariah di Indonesia

[FULL] Menkeu Purbaya Blak-Blakan Soal Ekonomi Syariah di Indonesia

Anggota DPR PDIP Semprot Menkes hingga Mensos Gegara Ada Rakyat yang Tak Bisa Cuci Darah

Anggota DPR PDIP Semprot Menkes hingga Mensos Gegara Ada Rakyat yang Tak Bisa Cuci Darah

TENDA LIPAT MANUAL !! DIY  tukang las cerdas buatan membuat alat tenda yang wajib anda ketahui !!

TENDA LIPAT MANUAL !! DIY tukang las cerdas buatan membuat alat tenda yang wajib anda ketahui !!

FULL! Ekonom Ichsanuddin Noorsy: Indonesia Darurat Korupsi, Prabowo-Purbaya Bisa Apa? | Teras Ekbis

FULL! Ekonom Ichsanuddin Noorsy: Indonesia Darurat Korupsi, Prabowo-Purbaya Bisa Apa? | Teras Ekbis

BKPSDM Buleleng Susun Rencana Pengembangan Kompetensi ASN Melalui Bimtek

BKPSDM Buleleng Susun Rencana Pengembangan Kompetensi ASN Melalui Bimtek

Восстановление турбомолекулярного насоса Pfeiffer, замена подшипника

Восстановление турбомолекулярного насоса Pfeiffer, замена подшипника

Dibongkar Susno! Prabowo Sebut Ada Pihak Mau Ganggu Ekonomi hingga Saham Dianjlokkan

Dibongkar Susno! Prabowo Sebut Ada Pihak Mau Ganggu Ekonomi hingga Saham Dianjlokkan

TERUNGKAP! DETIK-DETIK MUNDURNYA DIRUT BEI DAN KOMISONER  OJK. HASHIM: PRABOWO MARAH BESAR!

TERUNGKAP! DETIK-DETIK MUNDURNYA DIRUT BEI DAN KOMISONER OJK. HASHIM: PRABOWO MARAH BESAR!

Новости Казахстана на КТК от 11.02.2026

Новости Казахстана на КТК от 11.02.2026

[FULL] Banjir Interupsi DPR! Menkes Budi Jelaskan Soal Gaduh Peserta BPJS PBI Nonaktif di Komisi IX

[FULL] Banjir Interupsi DPR! Menkes Budi Jelaskan Soal Gaduh Peserta BPJS PBI Nonaktif di Komisi IX

Дмитрий Потапенко: «Власть ведёт страну к хаосу»

Дмитрий Потапенко: «Власть ведёт страну к хаосу»

Depan Purbaya, Rieke Diah Pitaloka Pertanyakan Data BPJS PBI di Rapat DPR

Depan Purbaya, Rieke Diah Pitaloka Pertanyakan Data BPJS PBI di Rapat DPR

© 2025 ycliper. Все права защищены.



  • Контакты
  • О нас
  • Политика конфиденциальности



Контакты для правообладателей: [email protected]