jakarta tempo dulu
Автор: Haus Hijrah
Загружено: 2022-12-10
Просмотров: 6353
Описание:
Sejak 1956, tanggal 22 Juni ditetapkan sebagai hari jadi Kota Jakarta.
Sebelum ditetapkan sebagai ibu kota dan berkembang menjadi kota terbesar Indonesia, wilayah yang saat ini dinamakan Jakarta mempunyai riwayat yang sangat panjang.
Riwayatnya sebagai tempat hunian manusia dimulai ketika digunakan sebagai pemukiman sederhana pada zaman prasejarah.
Hal ini dapat diketahui dari situs-situs kepurbakalaan prasejarah yang ada di Jakarta.
Kemudian pada masa kekuasaan Kerajaan Tarumanegara atau sekitar abad ke 5 Masehi wilayah ini dikenal bernama Sunda Kelapa.
Sejak saat itu, Sunda Kelapa sempat beberapa kali mengalami perubahan nama dan terus tumbuh sebagai kota pusat perdagangan hingga akhirnya menjadi kota pusat kekuasaan seperti sekarang ini.
Antara tahun 397 hingga 1527, wilayah yang saat ini disebut Jakarta masih bernama Sunda Kelapa dan berada di bawah kekuasaan kerajaan Hindu.
Pada 1527, Pangeran Fatahillah dari Demak berhasil merebut Sunda Kelapa dan mengubah namanya menjadi Jayakarta.
Pergantian nama tersebut diperkirakan terjadi pada 22 Juni yang kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai hari jadi Kota Jakarta.
Jayakarta mengalami perubahan nama menjadi Batavia saat V O C menguasai wilayah ini pada 1619.
Dalam sejarahnya, nama Batavia mempunyai masa hidup yang sangat lama, yakni hingga tiga abad lebih 1619 hingga 1942.
Saat pendudukan Jepang di Indonesia dimulai pada 1942, nama Batavia diganti menjadi jakarta atau jakarta Tokubetsu Shi.
Barulah setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, nama Jakarta tetap dipakai dengan meninggalkan nama Jepangnya.
Pada periode Kerajaan Tarumanegara, Jakarta yang masih menggunakan nama Sunda Kelapa tumbuh menjadi sebuah kota pusat perdagangan.
Menurut kesaksian para musafir Portugis, Sunda Kelapa dipimpin oleh pejabat-pejabat tinggi seperti Tumenggung Sang Adipati dan syahbandar.
Kelimpahan hasil perdagangan itulah yang memikat bangsa Portugis di Malaka untuk membangun benteng di Sunda Kelapa.
Namun sebelum rencana itu berjalan, Pangeran Fatahillah lebih dulu merebut Sunda Kelapa pada 1527 dan mengubah namanya menjadi Jayakarta.
Perdagangan di Jayakarta pun semakin ramai hingga timbul persaingan di antara pedagang-pedagang Eropa, khususnya Portugis, Belanda, dan Inggris.
Orang-orang Eropa tersebut saling berlomba untuk memperoleh konsesi dari penguasa setempat untuk mendirikan kantor dagang.
Pada 1619, Belanda memindahkan kantor serikat dagang V O C dari Banten ke Jayakarta.
Setelah itu, Jayakarta diubah namanya menjadi Batavia dan dijadikan sebagai pusat kekuasaan Belanda di Indonesia.
Batavia pun direncanakan dibangun menyerupai kota-kota di Belanda yang berbentuk blok dan masing-masing dipisahkan oleh kanal.
Seiring berjalannya waktu, Kota Batavia diperluas dan fasilitas perkotaannya senantiasa ditambah.
Pembentukan Kota Batavia seringkali menyangkut kebutuhan untuk mendatangkan orang-orang dari berbagai bangsa untuk bekerja di sana.
Upaya inilah yang dari awalnya telah menjadikan Batavia, yang kemudian berkembang menjadi Jakarta sebagai suatu kancah percampuran bangsa.
Pada 1959, status Kota Jakarta mengalami perubahan dari kota praja menjadi daerah tingkat satu yang dipimpin oleh gubernur.
Kemudian pada 1961, statusnya diubah menjadi Daerah Khusus Ibukota atau D K I hingga sekarang.
jakarta vs everybody full, jakarta, jakarta tenggelam, jakarta hari ini, jakarta dutch, jakarta international stadium, jakarta fair 2022, jakarta keras, jakarta aquarium, jakarta akan tenggelam, jakarta tempo dulu, jakarta tempo dulu 1980, jakarta tempo dulu 1970, jakarta tempo dulu 1920, jakarta tempo dulu 1800, jakarta tempo doeloe, jakarta tempo dulu dan sekarang, jakarta tempo dulu 1990, jakarta tempo dulu 1870 sampai 1970, jakarta tempo dulu 1960
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: